Predator di Balik Rerumputan Jagung: Gadis Disabilitas Dikresek, LIRA Aceh Tenggara Tabuh Genderang Perlawanan!

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews | Kriminal & Kemanusiaan

Aceh Tenggara — Bumi Sepakat Segenep kembali berduka. Di balik rimbunnya tanaman jagung Desa Darul Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, sebuah nalar kemanusiaan telah mati. Jen (15) — bukan nama sebenarnya — seorang gadis remaja yang hidup dalam keterbatasan sebagai penyandang disabilitas, terpaksa menelan pahitnya kenyataan setelah menjadi mangsa keji pria berinisial As alias Is.

Kronologi yang Mengiris Hati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi ini terkuak bukan karena pengakuan, melainkan lewat mata tajam warga yang masih memiliki nurani. Saksi mata, Ny. S, sempat menaruh curiga saat melihat pelaku menggiring korban menuju area perkebunan jagung yang sunyi. Insting seorang ibu membawanya memanggil bala bantuan warga untuk menyisir lokasi.

Ketakutan itu menjadi nyata. Saksi berinisial Sh memergoki korban keluar dari rimbun jagung dengan kondisi pakaian yang berantakan — sebuah pemandangan yang seketika menyulut api amarah warga. Namun, fakta yang lebih menyakitkan terungkap saat Ny. Yen (53), ibu kandung korban, mencoba berkomunikasi dengan sang putri. Dengan keterbatasan yang ia miliki, korban mengisyaratkan luka yang lebih dalam: ia telah dicabuli sebanyak tiga kali.

“Ini bukan sekadar tindak pidana; ini adalah serangan terhadap martabat kemanusiaan yang paling rapuh,” ungkap seorang warga dengan nada getir.

LIRA Pasang Badan: “Tangkap atau Masyarakat yang Bertindak!”

Merespons lambatnya bayang-bayang keadilan, DPC LSM LIRA Indonesia Kecamatan Lawe Sigala-gala langsung mengambil sikap “pasang badan”. Bakri Andi, pengurus LIRA yang mendampingi ibu korban ke Polres Aceh Tenggara, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan kasus ini menguap di meja penyidik.

“Kami tidak datang untuk sekadar melapor, kami datang untuk menuntut keadilan! Korban adalah anak di bawah umur dan menyandang disabilitas — kelompok paling rentan yang seharusnya dilindungi, bukan dieksploitasi,” tegas Bakri Andi kepada tim Radarnews.

“Kami mendesak Polres Aceh Tenggara segera menyeret pelaku ke balik jeruji besi. Jangan beri ruang napas bagi predator anak! Jika hukum tumpul pada kasus sekecil ini, maka rasa aman di Aceh Tenggara telah mati.”

Darurat Perlindungan Anak

Kasus memilukan di Lawe Sigala-gala ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Ketika seorang anak disabilitas tidak lagi aman di lingkungan desanya sendiri, maka ada yang salah dengan sistem perlindungan kita.

Masyarakat kini menunggu dengan napas tertahan. Akankah hukum berdiri tegak untuk si lemah, ataukah predator tersebut tetap melenggang bebas di bawah bayang-bayang perkebunan jagung?

Tim Liputan Radarnews
Fernando H.

Berita Terkait

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun
Peringatan Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Rikit Gaib Galang Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu
Salid, S.Pd., M.M., Siap Mengerahkan Potensi PGRI Gayo Lues demi Mewujudkan Indonesia Maju
**Kemandirian Ekonomi Pesantren Nur Syamsuddin Lewat pengolahan Optimalisasi Kopi Gayo Lues**
Pondok Pesantren Askaril Ikhlas Gayo Lues Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027
Mengintegrasikan Ilmu Agama dan Umum, SMP IT Al-Madani Gayo Lues (Terangun) Buka Pendaftaran Santri Baru
Pengabdian Leting ZLD Polres Gayo Lues: Dua Dekade Kesetiaan Menjaga Gayo Lues
Sungai Meluap Setiap Hujan, Aktivitas Belajar di SMA Negeri 1 Pining Terancam

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:53 WIB

TMMD ke-128 Kodim Abdya Genjot Infrastruktur MCK, Progres Terus Meningkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:07 WIB

Gotong Royong Massal, TNI dan Warga Gunung Cut Benahi Lingkungan Desa

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:46 WIB

TMMD ke-128 Kodim Abdya Pacu Pembukaan Jalan Pegunungan, Progres Capai 30 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Genjot Pembangunan MCK di Gunung Cut

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga, Rumah Tak Layak Huni di Gunung Cut Direhab

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:28 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim Abdya Gotong Royong Bersihkan Masjid Al Mukaramah Bersama Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:54 WIB

Semangat TMMD 128: Satgas Kodim Abdya Gotong Royong Bersihkan Masjid

Kamis, 30 April 2026 - 18:30 WIB

TMMD Abdya Tuai Apresiasi, Kades: Program Ini Nyata Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru