Takalar –radarnews.co.id | radarnews.co.id Di tengah kekhawatiran masyarakat terkait dampak isu bahan bakar minyak (BBM) terhadap distribusi logistik, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Padjonga Daeng Ngalle (HPDN) Takalar memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD), khususnya handscoon, tetap aman dan mencukupi.
Manajemen RSUD HPDN menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan. rabu 22/4/2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketersediaan APD menjadi salah satu prioritas utama guna menjamin keselamatan tenaga medis serta pasien dalam setiap tindakan pelayanan.
Direktur RSUD HPDN Takalar menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan langkah antisipatif dengan memastikan stok logistik medis selalu dalam kondisi siap.
Koordinasi dengan pihak penyedia juga terus dilakukan guna menghindari potensi keterlambatan distribusi akibat dinamika pasokan BBM.
“Alhamdulillah, hingga saat ini stok APD, terutama handscoon, masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan. Kami terus melakukan pemantauan secara berkala agar tidak terjadi kekosongan,” ujarnya.
Selain itu, pihak rumah sakit juga menerapkan sistem manajemen stok yang lebih ketat sebagai bentuk mitigasi risiko. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan medis tetap terpenuhi, terutama dalam situasi yang berpotensi mengganggu rantai distribusi.
kepala RSUD HPDN Dr Ruslam Takalar juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap pelayanan kesehatan.
Rumah sakit berkomitmen memberikan layanan optimal dengan tetap menjaga standar keselamatan dan kualitas pelayanan.
Dengan kesiapan tersebut, Dirut RSUD HPDN Takalar menegaskan bahwa isu BBM tidak berdampak signifikan terhadap operasional pelayanan kesehatan, khususnya dalam hal penyediaan APD bagi tenaga medis. ( D T)






































