Gowa – radarnews.co.id | Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Lukman B.Kady, melaksanakan reses masa sidang II, di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di salah satu titik pertemuan warga dan berlangsung penuh antusias. Sejumlah elemen masyarakat hadir menyampaikan aspirasi secara langsung kepada legislator tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Sekretaris Desa Bontoala Harniah, mantan Kepala Desa Bontoala Muh. Yusuf Muin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda setempat.
Dalam forum dialog itu, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar di wilayah mereka.
Mantan Kepala Desa Bontoala, Muh. Yusuf Muin, berharap agar aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan secara maksimal di tingkat provinsi.
Ia menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di daerah pemilihan, khususnya di Desa Bontoala yang dinilai masih membutuhkan perhatian pada sektor infrastruktur jalan dan drainase.
“Kami berharap ada pemerataan pembangunan, terutama perbaikan jalan dan drainase. Ini kebutuhan mendasar masyarakat,” ujar Yusuf Muin di hadapan peserta reses.
Menanggapi hal tersebut, Lukman B.Kady menyatakan komitmennya untuk menyerap seluruh aspirasi warga dan memperjuangkannya melalui jalur legislatif di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan bahwa reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan kawal. Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi,” kata Lukman.
Ia menjelaskan, pembangunan harus dilakukan secara merata agar tidak terjadi kesenjangan antarwilayah, termasuk antara desa dan kawasan perkotaan.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Lukman juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
“Pembangunan tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi faktor utama keberhasilan program,” jelasnya.
Ia berharap program-program pembangunan yang nantinya direalisasikan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat Desa Bontoala.
Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan harapan terkait peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menanggapi itu, Lukman menyebut akan mendorong agar program pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM turut menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Peningkatan kualitas hidup masyarakat bukan hanya soal fisik, tapi juga ekonomi dan sumber daya manusia. Semua harus berjalan seimbang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak warga Bontoala untuk terus menjaga kekompakan dan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah.
Menurutnya, desa yang maju adalah desa yang mampu membangun kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan generasi muda.
Ia berharap Desa Bontoala ke depan dapat menjadi contoh desa yang berkembang dan mandiri di Kabupaten Gowa.
Sementara itu, warga menyambut baik kehadiran Lukman B.Kady dalam kegiatan reses tersebut.
Mereka mengapresiasi kepedulian dan kesediaan legislator tersebut untuk hadir langsung mendengar keluhan masyarakat.
Warga Bontoala berharap agar aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya berhenti pada forum dialog, tetapi dapat segera direalisasikan melalui program pembangunan yang konkret.
Reses tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan dialog santai antara Lukman B.Kady dan masyarakat, menandai komitmen bersama untuk mendorong pemerataan pembangunan di Desa Bontoala.
( Darwis Tompo )






































