SWI Serukan Penguatan Kedaulatan Pers Nasional Lewat Profesionalisme dan Verifikasi

Redaksi

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:05 WIB

50664 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menilai bahwa narasi “wajib kerja sama dengan PWI” perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam ekosistem pers nasional.

 

Menurut SWI, kerja sama antarorganisasi pers harus bersifat terbuka dan inklusif, bukan eksklusif atau dipaksakan. Kebijakan yang adil dan konstitusional harus berlandaskan UU Pers No. 40 Tahun 1999, UUD 1945 Pasal 28F, serta prinsip non-diskriminatif sebagaimana tertuang dalam UU HAM No. 39 Tahun 1999.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pers itu pilar demokrasi, bukan bawahan kekuasaan. Pemerintah seharusnya mendorong kolaborasi lintas organisasi, bukan menutup ruang bagi yang lain,” ujar Kostaman, salah satu pengurus SWI.

 

 

Ia menambahkan, pembinaan pers tidak boleh bersifat eksklusif, sebab kemerdekaan pers merupakan hak publik yang dijamin negara, bukan hak istimewa organisasi tertentu.

 

Penguatan Kedaulatan Pers Nasional

 

Dalam pernyataan sikapnya, SWI menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan pers nasional dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, akurasi, dan verifikasi — bukan melalui monopoli atau sentralisasi organisasi.

 

“Kerja sama boleh, tapi bukan dalam bentuk kewajiban tunggal. Pers harus berdiri sejajar dengan pemerintah, bukan di bawahnya,” tegas Herry Budiman, perwakilan SWI.

 

 

Langkah penegasan sikap ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan pers adalah milik seluruh insan pers Indonesia, bukan milik satu organisasi semata. Pemerintah sebaiknya berperan sebagai penjamin keberagaman, bukan penentu arah tunggal.

 

SWI menegaskan bahwa penguatan kedaulatan pers sejati hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas organisasi, bukan pengutamaan satu wadah semata.

Indonesia membutuhkan pers yang bebas, berdaulat, dan berkeadilan — bukan pers yang tunduk pada kekuasaan.

Red * E.S *. Sumber : Humas SWI

Berita Terkait

Diduga Kebal Hukum, Galian C Ilegal di Girian Permai Ancam Keselamatan Warga dan Rusak Lingkungan
Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim
Kemenag dan BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Nagan Raya
Anggaran MBG Triliunan Rupiah Digelontorkan, Siapa yang Mengawasi Para Pengelola?
PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan
PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua
Sinergi Polri & Petani Kampar Kiri Hilir Berbuah Manis: 50 Kg Jagung Siap Panen
PII Gelar Simposium Pendidikan dan HARBA ke-79, Hadirkan Tokoh Akademisi Nasional

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:34 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Banyuasin Panen Jagung di Lahan Rawan Hama dan Curah Hujan Tinggi

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:31 WIB

Siaga Akhir Pekan, Sat Lantas Polres Banyuasin Intensifkan “Strong Poin” Antisipasi Kendaraan macet dan Lakalantas

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

Himbauan Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin III: Ajak Masyarakat Sukseskan Program Swasembada Pangan Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:02 WIB

Demi Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Rantau Bayur Gerakkan Warga Desa Tebing Abang

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:53 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Talang Kelapa Gerakkan Warga Air Batu

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:50 WIB

Curanmor Sadis di Banyuasin: Pelajar Gasak Motor Korban Usai Intai Rumah, 2 Hari Ditangkap

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin III Gencarkan Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 17:12 WIB

Peringati HUT Ke-81 Pancasila, Polres Banyuasin Gelar Upacara Khidmat Bertema Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru