Jepara 5-7-2025– Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sedekah bumi, Pemerintah Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara menggelar acara Pengajian Umum dan kegiatan Yayasan Yatama yang dipusatkan di Lapangan Desa Pendem pada Jumat malam (4/7). Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 500 orang dari berbagai kalangan masyarakat dan tokoh setempat.
Danramil 07/Bangsri yang berhalangan hadir dalam kegiatan ini diwakili oleh Babinsa Desa Pendem, Serka Udik Nurgianto. Kehadiran TNI melalui Babinsa menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah binaannya.
Acara pengajian ini turut dihadiri oleh Bupati Jepara yang diwakili oleh Staf Ahli, Bapak Muhammad Tahsin, S.H., Plt. Camat Kembang Ahmad Widianto, S.E., M.M., Petinggi Desa Pendem Bapak Nur Ismail beserta perangkat desa, Danramil 07/Bangsri yang diwakili Babinsa Pendem Serka Udik Nurgianto, Kapolsek Kembang Iptu Heru yang diwakili oleh Kanit Bimas Bripka Eko S.T., Babinkamtibmas Desa Pendem Bripka Sigit, Ketua Panitia Bapak Jazi (Modin Pendem), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Pendem. Bertindak sebagai pembicara dalam pengajian tersebut adalah Bapak Kyai Haji Abdur Rokhim, yang dikenal luas dengan nama Ki Goro-goro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tausiyahnya, KH Abdur Rokhim menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat iman dan takwa sebagai landasan membangun masyarakat desa yang rukun dan sejahtera. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Desa Pendem dalam mempertahankan tradisi luhur seperti sedekah bumi yang sarat makna spiritual dan kebudayaan.
Babinsa Pendem Serka Udik Nurgianto dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental spiritual warga. “Kami dari TNI selalu mendukung kegiatan positif seperti ini yang memperkuat nilai kebersamaan, religiusitas, dan kearifan lokal,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Warga masyarakat Desa Pendem tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, persatuan, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa senantiasa tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat.
(Rud)






































