GAYO LUES – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Aceh melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues untuk berkoordinasi langsung tetang lahan pertanian yang terdampak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu, Rabu (2/7/25).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan dan menyusun langkah-langkah strategis pemulihan bagi para petani terdampak. Rombongan BPMP dipimpin oleh Penanggung Jawab (PJ) Provinsi Aceh, Arkan, dan disambut oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Distan Gayo Lues, Jon Hendara, SP., yang mewakili Kepala Dinas Pertanian, Juanda Syahputra, S.H., M.H.
Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi, BPMP menggelar dialog bersama tim teknis Distan Gayo Lues, antara lain Kabid PSP, Koordinator Data, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta para petugas lapangan. Dalam dialog tersebut, disampaikan laporan terkini mengenai dampak bencana terhadap sektor pertanian, termasuk data kerusakan lahan dan tanaman.
Bencana alam yang melanda wilayah Gayo Lues telah mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian, terutama komoditas tanaman pangan . Sejumlah petani ada mengalami gagal panen, yang berdampak langsung pada penghidupan mereka sehari-hari.
Setelah dialog, tim BPMP dan Distan Gayo Lues akan bergerak menuju lokasi terdampak untuk meninjau secara langsung tingkat kerusakan lahan pertanian sebagai pahan laporan untuk disampaikan di Provinsi.
Kadis Pertanian Juanda Syahputra, S.H., M.H., melalui Kabid PSP Jon Hendara, SP mengapresiasi kunjungan BPMP dan berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk pemulihan yang berkelanjutan. Dia berharap dukungan dari BPMP dapat mempercepat proses rehabilitasi lahan dan membantu para petani bangkit dari kondisi sulit ini.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan proses pemulihan pertanian di Gayo Lues dapat berlangsung efektif, sehingga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dapat kembali terjaga.







































