Jepara – 13 Juni 2025 — Setelah puluhan tahun vakum, kini Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, kembali diaktifkan. Kegiatan ini diprakarsai oleh Babinsa Desa Tulakan, Serda Selamet, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tulakan, dalam rangka memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah serta meningkatkan semangat bela negara di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melaksanakan pemberian materi Bimbingan Khusus (BIMSUS) kepada 46 personel Linmas dari berbagai wilayah kamituan di Desa Tulakan. Pelatihan dimulai dari Lapangan Desa Tulakan hingga Pertapaan Ratu Kalinyamat, sebagai bagian dari simulasi tugas lapangan dan pembinaan mental kebangsaan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan baris-berbaris atau kedisiplinan, tapi merupakan upaya untuk membentuk karakter Linmas yang tangguh, cinta tanah air, dan siap menjadi pelindung masyarakat di tingkat desa,” ujar Serda Selamet dalam arahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan implementasi dari penguatan HANKAM (Pertahanan dan Keamanan) kewilayahan, serta bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban umum, gotong royong, dan nilai-nilai kebinekaan di tengah kehidupan desa.
Masyarakat Desa Tulakan menyambut positif reaktivasi Linmas ini. Banyak dari warga yang mengaku bangga dan terharu, mengingat selama 35 tahun terakhir Linmas tidak aktif dan nyaris terlupakan. Kini, dengan semangat baru, Linmas kembali hadir sebagai lembaga sah di bawah naungan pemerintah desa.
“Kami sangat mendukung langkah Babinsa dan Pemdes. Ini membangkitkan kembali semangat warga untuk berpartisipasi menjaga desa secara bersama-sama,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Dengan pelatihan ini, diharapkan Linmas Desa Tulakan mampu menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah desa dalam bidang keamanan, kesiapsiagaan bencana, serta menjadi contoh kedisiplinan dan nasionalisme di masyarakat.
(Rud)





































