Terjebak dalam Api, Nenek di Lawe Bekung Tewas Saat Rumahnya Dilalap Si Jago Merah

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 05:03 WIB

50539 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Malam kelam menyelimuti Desa Lawe Bekung, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, saat sebuah rumah semi permanen dilalap api dan menewaskan seorang lansia berusia 75 tahun. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025, sekitar pukul 01.20 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap dalam tidur.

Korban bernama Albine Br Hombing, seorang perempuan lanjut usia yang hidup sendiri di rumah tersebut. Saat api mulai menjalar, korban diduga sedang tertidur dan tidak sempat menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat kami lihat api sudah besar, kami berteriak memanggil-manggil dari luar. Tapi tak ada suara dari dalam rumah,” ujar salah seorang warga setempat yang turut menyaksikan kejadian tersebut, katanya.

Informasi kebakaran pertama kali diterima oleh petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Tenggara dari laporan warga. Dengan sigap, empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari Pos Kota dan Pos Lawe Alas menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas mendapati api sudah membakar hampir seluruh bagian rumah.

“Rumah korban berbahan kayu dan mudah terbakar. Api menjalar cepat dan membuat kami harus bekerja ekstra untuk menjinakkannya,” kata seorang anggota tim pemadam kebakaran, sebutnya.

Pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih dan api berhasil dipadamkan pada pukul 02.30 WIB dengan bantuan warga, anggota TNI, dan Polri. Namun, upaya penyelamatan tak berhasil. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya yang hangus terbakar.

Petugas BPBD langsung melakukan kajian cepat, pendataan, dan dokumentasi di lokasi. Dari hasil sementara, satu unit rumah mengalami rusak berat dan satu korban meninggal dunia. Korban tinggal seorang diri, sehingga tidak tercatat ada pengungsi lainnya.

“Korban adalah satu-satunya penghuni rumah. Kami turut berduka atas musibah ini,” ujar salah satu petugas BPBD yang berada di lapangan.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal api. Namun, warga menduga bisa saja berasal dari korsleting listrik mengingat kejadian berlangsung saat malam dan rumah dalam keadaan gelap.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, ST.MM., menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan rumah, terutama instalasi listrik dan penggunaan api terbuka.

“Musibah ini harus jadi peringatan bagi kita semua. Pastikan rumah aman dari potensi kebakaran, terlebih saat malam hari ketika risiko tidak segera terdeteksi,” pungkasnya.

Desa Lawe Bekung kini tengah berduka. Warga secara sukarela membantu membersihkan puing-puing rumah yang terbakar dan ikut mengurus proses pemakaman korban. Doa bersama juga digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Albine, yang dikenal sebagai sosok sederhana dan bersahaja di tengah komunitas kecil itu.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kebakaran rumah yang melibatkan warga lanjut usia. Diperlukan langkah lebih nyata dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat sistem siaga darurat serta edukasi keselamatan di tingkat desa agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Berita Terkait

**Kemandirian Ekonomi Pesantren Nur Syamsuddin Lewat pengolahan Optimalisasi Kopi Gayo Lues**
Pondok Pesantren Askaril Ikhlas Gayo Lues Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027
Mengintegrasikan Ilmu Agama dan Umum, SMP IT Al-Madani Gayo Lues (Terangun) Buka Pendaftaran Santri Baru
Pengabdian Leting ZLD Polres Gayo Lues: Dua Dekade Kesetiaan Menjaga Gayo Lues
Sungai Meluap Setiap Hujan, Aktivitas Belajar di SMA Negeri 1 Pining Terancam
**Kondisi SMA Negeri 1 Pining di Gayo Lues Rusak Berat Pasca Banjir November 2025, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tekankan Perlunya Pembenahan Menyeluruh**
Samsudin Tajmal Minta Polda Aceh Segera Tuntaskan Penyelidikan Spanduk Provokatif Demi Cegah Eskalasi Konflik Sosial
Konflik Politik Lewat Spanduk, Menguji Soliditas Masyarakat dan Aparat Aceh Tenggara

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WIB

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 April 2026 - 18:52 WIB

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 17:27 WIB

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

TNI dan Warga Bersatu, Pembangunan MCK Berjalan Lancar

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

Kerja Nyata TMMD, Rumah Warga Gunung Cut Mulai Berubah

Senin, 27 April 2026 - 20:43 WIB

TMMD Abdya Tunjukkan Hasil, Rumah Nurhabibah Sudah 13,3 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:55 WIB

Rapat Evaluasi TMMD, Dansatgas Abdya Tekankan Kerja Maksimal

Senin, 27 April 2026 - 19:16 WIB

Medan Ekstrem Tak Halangi! TMMD Abdya Gas Pembukaan Jalan Gunung

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:39 WIB

ACEH BARAT DAYA

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:52 WIB

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:27 WIB

ACEH BARAT DAYA

TNI dan Warga Bersatu, Pembangunan MCK Berjalan Lancar

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:56 WIB