Pj Kepala Desa Kuta Buluh H. Muhammad Ramli Inisiasi Gotong Royong Bulanan Tingkat Desa

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:24 WIB

50276 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuta Buluh – Dalam upaya membangun desa yang bersih, nyaman, dan harmonis, Penjabat (Pj) Kepala Desa Kuta Buluh, H. Muhammad Ramli, menginisiasi kegiatan gotong royong yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Program ini menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah desa dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Gotong royong yang dilakukan setiap bulan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur desa, pemuda, tokoh masyarakat, hingga para ibu rumah tangga. Kegiatan ini tidak hanya terfokus pada kebersihan fisik seperti membersihkan parit, merapikan halaman balai desa, atau menata lingkungan, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin menanamkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Dengan gotong royong, semua pekerjaan terasa ringan dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh warga,” ujar H. Muhammad Ramli dalam keterangannya kepada media lokal seusai kegiatan gotong royong, Sabtu pagi (tanggal bisa ditambahkan).

Menurutnya, gotong royong bukan sekadar kegiatan rutinitas atau formalitas belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian sosial dan budaya kerja bersama yang sudah menjadi identitas masyarakat desa. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman.

“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga solusi. Ini adalah cara yang paling efektif dan efisien untuk membangun desa yang kita cintai bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua orang. Harus ada kolaborasi dari semua pihak,” tambahnya.

Ramli juga menekankan bahwa budaya gotong royong harus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai kebersamaan tetap hidup. Oleh karena itu, ia selalu melibatkan kelompok pemuda dan pelajar dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

“Kami ingin generasi muda tidak asing dengan gotong royong. Ini bagian dari pendidikan karakter juga. Mereka harus tahu bahwa membangun desa bukan hanya tugas kepala desa, tapi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Warga Desa Kuta Buluh pun antusias menyambut dan mengikuti kegiatan gotong royong ini. Menurut mereka, kegiatan ini bukan hanya memberi dampak positif terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan, tapi juga membangun komunikasi yang baik antarwarga.

“Dulu mungkin kita sibuk dengan urusan masing-masing. Tapi dengan adanya gotong royong rutin seperti ini, kita bisa saling kenal, saling bantu. Apalagi kalau ada warga yang punya acara atau musibah, kita jadi lebih cepat tahu dan bisa bantu,” kata Rudi, salah satu tokoh pemuda desa.

Sementara itu, ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK juga ikut aktif. Mereka turut menyiapkan konsumsi bagi peserta gotong royong, sambil ikut membersihkan fasilitas umum seperti taman bermain anak dan posyandu.

“Semangat gotong royong ini luar biasa. Kami merasa dilibatkan, dihargai, dan tentu saja ikut merasa bangga karena bisa memberi kontribusi bagi desa,” ujar Yuliana, anggota PKK Desa Kuta Buluh.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Kuta Buluh perlahan-lahan menunjukkan transformasi menjadi desa yang bersih, tertata, dan guyub. Pemerintah desa juga berharap, semangat ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di wilayah tersebut.

“Kalau kita bersatu, kita bisa menyelesaikan banyak hal. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi budaya positif yang diwariskan dari generasi ke generasi,” tutup H. Muhammad Ramli.

Berita Terkait

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih
Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
SMA Negeri 1 Kutacane Terus Berinovasi Cetak Generasi Unggul dari Tanoh Alas
Dana Miliaran Digelontorkan, Namun 70 Persen Penghuni Lapas Kutacane Terjerat Narkoba, Ada Apa dengan Penanganan Narkoba di Aceh Tenggara?
Revitalisasi SD Negeri 2 Kuning: Ratusan Lembar Seng Raib, Kepala Sekolah Diduga Monopoli Proyek
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:43 WIB

Sesuai Narasi Unggahan Tik Tok Aseng Bupati Karo Bantah dan Tidak Pernah Menyerukan Aksi Tabrak Pelaku Pungli di Pemandian Air Panas

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:53 WIB

Rumah Ilmu Yang Menghangatkan: SMAN 8 Pekanbaru Buktikan Guru Yang Terus Belajar Lahirkan Generasi Emas

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Pimpin Pengecekan Lahan dan Pembukaan Jalan Karya Bhakti TNI TA 2026 di Desa Pertik

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:27 WIB

Babinsa komsos dengan tokoh masyarakat didesa binaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:14 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos dan Monitoring Pembagian MBG di SD Negeri Pining

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:29 WIB

Heboh! Baznas Ogan Ilir Diduga Langkahi Kades, Bedah Rumah ODGJ Picu Tanda Tanya Besar, Publik Desak Buka Dokumen!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:21 WIB

Tingkatkan Kesigapan Petugas, Lapas Binjai Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran Dengan Dinas Damkar Pemko Medan

Berita Terbaru