TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 di Desa Kendeng Sidialit Akan Ditutup 3 Hari Lagi, Sasaran Fisik Selesai Dikerjakan

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 10:30 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara 17-3-2025– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Kendeng Sidialit, Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara, kini semakin mendekati penutupan yang dijadwalkan dalam tiga hari ke depan. Sasaran fisik utama dari program ini, yaitu rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pengecoran jalan usaha tani, sudah rampung dikerjakan dan siap memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Menurut Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi.S.E., pelaksanaan TMMD mendapat respon positif dari masyarakat. “Alhamdulillah, seluruh sasaran fisik yang telah direncanakan, seperti rehab RTLH untuk warga yang kurang mampu dan pengecoran jalan usaha tani, sudah selesai dikerjakan. Kami berharap hasil pekerjaan ini bisa membantu meningkatkan kualitas hidup warga, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak dan akses yang lebih baik untuk menunjang perekonomian,” ujar Letkol Arm Khoirul Cahyadi.S.E.

Salah satu sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap I ini adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dalam program ini, tiga rumah warga yang sebelumnya tidak memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan telah diperbaiki, memberikan perubahan signifikan bagi penghuninya. Masyarakat setempat sangat antusias dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas bantuan tersebut. “Rumah kami yang dulu sangat sempit dan bocor kini sudah lebih layak dan nyaman. Kami sangat bersyukur dengan adanya program TMMD ini,” ungkap salah satu penerima manfaat, Sumarti, seorang ibu rumah tangga di Desa Kendeng Sidialit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain rehabilitasi RTLH, pengecoran jalan usaha tani juga menjadi salah satu prioritas dalam TMMD kali ini. Pengecoran jalan yang menjadi Akses jalan membawa hasil pertanian telah selesai dikerjakan. Jalan yang sebelumnya berlubang dan sulit dilalui kini menjadi lebih mulus dan mudah diakses, sehingga memudahkan petani untuk mengangkut hasil pertanian mereka. Pekerjaan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Kendeng Sidialit dan meningkatkan kesejahteraan para petani.

Masyarakat Desa Kendeng Sidialit sangat mengapresiasi program TMMD Sengkuyung Tahap I yang telah dilaksanakan dengan baik. Selain perbaikan infrastruktur, warga juga merasa terlibat dalam proses pembangunan ini, karena sebagian besar kegiatan dilakukan secara gotong royong antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadikan program ini semakin efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup mereka.

Semua pekerjaan fisik yang menjadi sasaran TMMD Sengkuyung Tahap I ini dipastikan selesai tepat waktu. Pada penutupan program nanti, diharapkan dapat dilaksanakan seremonial sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan kebersamaan yang telah terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi,S.E., juga menegaskan bahwa program TMMD ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta membangun semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai masalah bersama.

“Semoga hasil dari program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dan menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Desa Kendeng Sidialit,” pungkas Dandim.

(Rud)

Berita Terkait

BM3 Perkuat Pemulihan Desa Tetingi lewat Tanam Raya, Bantuan Jetor, dan Lumbung Desa Berbasis Syariah
Dari Cianjur untuk Indonesia: Laboratorium Uji Pompa Pertanian Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Mekanisasi dan Ketahanan Pangan Nasional
Target swasembada pangan, Polri & BUMDes Desa Kita Baru tanam 30 ribu jagung pipil Betras 1 Ha metode tumpang sari. Polsek Tapung Hilir kawal panen Agustus 2026.
Sinergi Polri & Petani Kampar Kiri Hilir Berbuah Manis: 50 Kg Jagung Siap Panen
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:12 WIB

Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:21 WIB

Momen Bersejarah Luar Biasa, Pelantikan Pengurus DPD IPK dan PAC se-Kabupaten Karo Dihadiri Seluruh Forkopimda dan Ribuan Massal

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:19 WIB

Anjangsana dengan perangkat desa, Babinsa 06/Tripe jaya pererat tali silaturahmi Bersama Perangkat Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:17 WIB

Terus Jaga Hubungan Baik, Babinsa Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tradisi Pemberangkatan Personel Batalyon D Pelopor Dalam Rangka Pendidikan SIP 56 Tahun 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:56 WIB

Komsos,Cara Babinsa Untuk Menjalin Silaturahmi Dengan Warga Binaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:36 WIB

Anjangsana dengan perangkat desa, Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi

Berita Terbaru