Eks Napiter Bandung ciptakan Lapangan Kerja dengan Kelola Lahan Perkebunan

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:40 WIB

50667 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung || Mantan narapidana kasus terorisme (napiter) turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Caranya dengan menanam tanaman pangan di perkebunan sekitar tempat tinggal mereka. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan Polri.

“Salah satunya yaitu dengan bekerja sama dengan Polri menanam tumbuh-tumbuhan atau pangan untuk targetnya jangka pendek atau jangka panjang,” ujar pimpinan Paguyuban Ikhwan Mandiri, Ustadz Wiliam Maksum, kepada wartawan, Senin (18 Februari 2025).

Perkebunan yang mereka tanami berada di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Bandung, Jawa Barat. Sejumlah tumbuh-tumbuhan pangan mereka tanam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkebunan seperti menanam Kacang merah, wortel, caisin, kacang tanah,” ucapnya.

Paguyuban Ikhwan Mandiri sendiri, merupakan wadah perkumpulan para eks napiter dan simpatisan, kombatan kasus terorisme.

Lebih lanjut, Paguyuban Ikhwan Mandiri juga memiliki program untuk mengajak napiter maupun eks napiter untuk kembali ke pangkuan NKRI, Ibu Pertiwi.

“Yaitu dengan bersilaturahmi ke tempat-tempat, kadang-kadang kita mengajak diskusi juga dan kita memberikan bantuan kepada teman-teman yang membutuhkan,” tutur Wiliam.

 

Silaturahmi dilakukan menjelang bulan suci Ramadan 2025. Adapun bantuan yang diberikan berupaya sembako dan transportasi.

“Agar ukhwah kita yang sudah lama terjalin dan supaya Ramadan tahun ini lebih khidmat, lebih bermakna, khusyuk dalam menjalankannya supaya lebih berkesan juga kita banyak bersilaturahmi secara keliling atau memberikan takjil gratis ke masyarakat,” tutur Wiliam.

“Insya Allah bermanfaat, baik bagi kita maupun masyarakat sekitar dan juga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan,” imbuh eks napiter dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini. (Red).

Berita Terkait

WARGA RT 11 RW 05 Kel.Pamoyanan Kec. CICENDO PROTES PENCABUTAN SPANDUK DI 4 PAGAR RUMAH PRIBADI 
Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi
Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU
Dari Silaturahmi ke Sinergi, SWI Jabar Dorong Jurnalistik yang Membangun
Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional
Tower Dipaksa Berdiri di Tengah Permukiman, Warga Batununggal Murka: Surat Penghentian Diduga Diabaikan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Polsek Banyuasin I Padamkan Karhutla di Desa Duren Ijo, Luas Lahan Terbakar Sekitar 1,5 Hektare

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Polres Banyuasin Lakukan Ground Check Hotspot di Desa Muara Telang, Temukan Bekas Pembakaran Batok Kelapa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin I Aiptu Yudi S, Ajak Warga Desa Merah Mata Kec. Banyuasin I Kembangkan Pekarangan Produktif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Kelurahan Betung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Brigpol Rendy Permana, Ajak Warga Desa Durian Gadis Kec. Rambutan Kembangkan Pekarangan Produktif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Patroli Terpadu di Desa Pulau Muning, Tim Gabungan Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Imbau Warga Cegah Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang Aiptu Wisnu Wijaya, Ajak Warga Desa Sri Tiga Kec. Muara Telang Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:32 WIB