Dandim 0719/Jepara : Perbedaan Angka Kecukupan Gizi dalam Program Makan Bergizi di Kabupaten Jepara Disesuaikan Kebutuhan Energi dan Nutrisi.

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 10:37 WIB

50450 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara. -18-2-2025. Kebutuhan gizi setiap individu, terutama anak-anak dan remaja, harus diperhatikan agar tumbuh kembang mereka optimal. Di Kabupaten Jepara melalui program makan bergizi telah menetapkan standar angka kecukupan gizi yang berbeda untuk setiap jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Perbedaan ini disesuaikan dengan kebutuhan energi dan nutrisi berdasarkan usia serta tingkat aktivitas anak.

Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., menegaskan bahwa program ini dirancang agar anak-anak dari PAUD hingga SMA mendapatkan makanan bergizi yang mencukupi kebutuhan energi, protein, lemak, dan karbohidrat guna mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta aktivitas mereka sehari-hari.

1. Anak PAUD dan TK
Anak usia dini membutuhkan 360 kkal energi per sajian, dengan rincian:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Protein: 14 gram (37% kebutuhan harian)
Lemak: 12,6 gram (25% kebutuhan harian)
Karbohidrat: 55 gram (25% kebutuhan harian).
Pada usia ini, nutrisi yang cukup sangat penting untuk mendukung pertumbuhan otak dan motorik anak.

2. Pelajar SD Kelas 1-3
Memasuki usia sekolah dasar awal, kebutuhan energi meningkat menjadi 412 kkal, dengan:
Protein: 16 gram
Lemak: 14 gram
Karbohidrat: 57 gram
Asupan ini bertujuan untuk menjaga daya tahan tubuh serta meningkatkan fokus belajar.

3. Pelajar SD Kelas 4-6 dan SMP
Pada masa pertumbuhan pesat, kebutuhan gizi meningkat menjadi 690 kkal, dengan:
Protein: 30 gram.
Lemak: 27 gram.
Karbohidrat: 95 gram.
Pada fase ini, nutrisi yang cukup sangat penting untuk perkembangan otot, tulang, dan kecerdasan kognitif.

4. Pelajar SMA
Untuk remaja yang lebih aktif, kecukupan gizi per sajian ditingkatkan menjadi 748 kkal, dengan:
Protein: 35 gram
Lemak: 29 gram
Karbohidrat: 100 gram
Asupan ini mendukung stamina dan konsentrasi siswa, terutama dalam menghadapi aktivitas akademik dan ekstrakurikuler yang padat.

Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mencukupi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga memiliki berbagai manfaat lain, seperti:

✅ Mencegah Stunting dan Malnutrisi
Asupan nutrisi yang cukup membantu mencegah anak mengalami stunting atau kekurangan gizi yang dapat menghambat pertumbuhan.

✅ Meningkatkan Konsentrasi dan Prestasi Akademik
Nutrisi yang memadai membantu siswa tetap fokus dalam belajar, sehingga meningkatkan prestasi akademik.

✅ Menunjang Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh
Dengan pola makan bergizi, anak-anak lebih terlindungi dari penyakit dan memiliki sistem imun yang lebih kuat.

✅ Membentuk Generasi yang Lebih Sehat dan Produktif
Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

Program Makan Bergizi di Kabupaten Jepara menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan remaja. Dengan menyesuaikan angka kecukupan gizi berdasarkan usia, program ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi di masa depan.

(Rud)

Berita Terkait

400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Polsek Banyuasin I Siapkan Patroli Karhutla, Petakan Wilayah Rawan Kebakaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Bumi Serdang Kec. Tungkal Ilir Kembangkan Pekarangan Produktif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Polres Banyuasin Gelar Razia Gabungan di Betung, Dua Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Aipda Purnomo,SH. Ajak Warga Desa Banyu Urip Kec. Tanjung Lago Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Makarti Jaya Edukasi Warga Desa Upang Marga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin II Aipda Andrianto, Ajak Warga Desa Muara Sungsang Kec. Banyuasin II Kembangkan Pekarangan Produktif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Desa Pulau Muning, Hotspot Terdeteksi Nihil

Berita Terbaru