Dari Kunker PPWI Nasional ke Pondok Pesantren Al-Zaytun: Perpaduan Pendidikan dan Industri Maritim yang Menginspirasi

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 10:42 WIB

501,901 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Jawa Barat – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjalin sinergi antara dunia jurnalistik warga dengan pendidikan berbasis pesantren, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Kunjungan ini berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Ikut dalam rombongan PPWI kali ini Wasekjen PPWI, Julian Caisar; Wakil Ketua III, Abdul Rahman Dabboussi; Staf Sekretariat, Mbak Wina; Ketua DPC PPWI Karawang, Dede Nurcahya; dan Sekretaris PPWI Karawang, Neneng Jauhara Khairiah.

Tim PPWI diisambut hangat oleh Pendiri sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun, H.E. Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang di ruang kerjanya pada Sabtu, sekitar pukul 13.00 wib. Hadir mendampingi Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang pada pertemuan itu, sejumlah pengelola Pondok Pesantren Al-Zaytun, antara lain Ustadz Ali, Ustadz Alwi, dan Ustadza Nisa.

Pondok Pesantren Al-Zaytun, yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terbesar di Asia Tenggara, tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis bagi para santrinya. Salah satu program unggulannya adalah workshop pembuatan kapal, yang menjadi tempat praktik langsung bagi para santri dalam mempelajari industri maritim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Ketum PPWI bersama tim berkesempatan meninjau langsung workshop pembuatan kapal tersebut dan menyaksikan hasil karya para santri yang telah berhasil memproduksi dua kapal siap operasi. “Alhamdulillah, kami sangat terkesan dengan kemajuan yang dicapai Pondok Pesantren Al-Zaytun. Tidak hanya dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan praktis seperti pembuatan kapal. Ini adalah bukti nyata bahwa pesantren bisa menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan mandiri,” ujar Wilson Lalengke saat meninjau workshop sebelum acara pertemuan resmi dengan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun.

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu berharap agar sistem pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan berbasis keagamaan dan berasrama lainnya di Indonesia dapat mencontoh terobosan bagus yang telah dilakukan di Ponpes Al-Zaytun. “Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Pemerintah hanya dapat terwujud tatkala negeri ini diisi generasi emas yang unggul di bidang masing-masing. Keungulan itu hanya dapat tercipta jika anak-anak dibekali berbagai ketrampilan yang dibutuhkan, salah satunya adalah kemaritiman. Bidang ini sangat amat penting mengingat wilayah Indonesia yang 70 persennya adalah lautan,” jelas Wilson Lalengke.

Dalam rangka mendukung program penyiapan santri di bidang kemaritiman itu, pengelola Al-Zaytun telah menyelenggarakan sertifikasi keahlian pelayaran bagi 200 santri yang mengambil program keahlian tersebut. Saat ini Ponpes yang mempekerjakan hampir 3000 karyawan, pembina, guru, dan dosen tersebut sedang mengurus dokumen ijin berlayar bagi dua kapal ikan yang masing-masing berukuran panjang 60 meter yang sudah diproduksi. (TIM/Red).

Berita Terkait

Peduli Generasi Muda, Pemuda Pancasila PAC Cikalong Wetan Gelar Khitanan Massal Lintas Kecamatan
Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
900 Hektare Hutan Rakyat Pajagan Terancam Gundul, Ribuan Kubik Kayu Jati-Mahoni Mengalir ke Penggergajian Besar di Situraja
Maju dengan Nomor Urut 2, Asep Saputra Siap Bawa Semangat Baru untuk Desa Talagasari
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Aipda M.Hanafi, Ajak Warga Ds.Rejosari Kec. Muara Sugihan Kembangkan Pekarangan Produktif

Rabu, 4 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Banyuasin dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gasing Laut

Selasa, 3 November 2026 - 20:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Rimau Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Tabuan Asri Kec. Pulau Rimau Kembangkan Pekarangan Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 20:08 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Aiptu Rudi Santoso, Ajak Warga Kel Air Batu Kec. Talang Kelapa Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 2 November 2026 - 19:02 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Lubuk Karet

Senin, 2 November 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Banyuasin Salat Dzuhur Berjamaah dan Wakaf Al-Qur’an di Masjid Al-Hijriyah

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polres Banyuasin Lakukan Mitigasi Dugaan Perundungan di SMPN 1 Rambutan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Brigpol Yuda Bagus Purnama, Ajak Warga Desa Sido Mulyo Kec. Air Kumbang Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru