Ketua Paguyuban Mebel Jepara Prihatin atas Aksi Demonstrasi Serikat Pekerja: Khawatir Dampak bagi Industri dan UMKM

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:45 WIB

50661 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara 1-2-2025– Ketua Paguyuban Mebel Jepara Anas Arba Ani, menyatakan keprihatinannya terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh salah satu serikat pekerja terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Jepara. Menurutnya, perjuangan demi kesejahteraan buruh memang wajar, namun harus dibarengi dengan pemikiran jangka panjang dan keseimbangan antara tuntutan pekerja serta kemampuan perusahaan.

“Memperjuangkan hak buruh itu boleh, tapi harus berpikir jauh ke depan. Jika tuntutan tidak seimbang dengan kondisi industri, bukan tidak mungkin para investor atau pengusaha akan memilih untuk merelokasi perusahaan mereka ke daerah lain yang lebih kondusif. Jika itu terjadi, siapa yang akan memikirkan nasib para karyawan yang kehilangan pekerjaan?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa aksi dan tuntutan yang tidak memperhitungkan kondisi perusahaan dapat memberikan efek domino yang merugikan banyak pihak. Jika industri termasuk mebel terganggu, UMKM yang bergantung pada sektor ini juga akan terkena dampaknya dan berpotensi gulung tikar.

“Kita harus mempertimbangkan semua aspek. Jika perusahaan-perusahaan tutup atau pindah, yang terdampak bukan hanya pengusaha, tetapi juga para pekerja, UMKM, dan ekonomi daerah secara keseluruhan,” lanjutnya.

Ketua paguyuban berharap agar semua pihak, baik buruh, pengusaha, maupun pemerintah, dapat mencari solusi terbaik melalui dialog dan musyawarah. Dengan begitu, kesejahteraan buruh tetap diperjuangkan tanpa mengorbankan kelangsungan perusahaan dan industri.
“Keseimbangan antara hak buruh dan keberlanjutan usaha harus dijaga. Jika industri kuat, maka lapangan kerja tetap ada dan perekonomian daerah akan terus berkembang,” pungkasnya.

(Rud)

Berita Terkait

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Sambut Maulid Nabi & HUT RI ke-81, Karang Taruna RW 08 Wangunjaya Gelar Lomba Hingga Tabligh Akbar
Masjid Ihsanulhuda Dipenuhi Jamaah, K.H. Adip Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:02 WIB

Online Casino ohne LUGAS: So profitierst du von attraktiven Promotions und Boni

Senin, 14 September 2026 - 13:44 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Parit

Senin, 14 September 2026 - 13:38 WIB

Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, Babinsa Koramil 09/Putri Betung dan BKO Yonif 855/RD Gotong Royong Bersama Warga Dusun Air Nusu ​Putri Betung

Minggu, 13 September 2026 - 11:48 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Cek Ketersediaan Pupuk Subsidi Di Kios Tani

Minggu, 13 September 2026 - 11:45 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Bantu Masyarakat Penggilingan Padi Saat Panen di Desa Lesten

Minggu, 13 September 2026 - 11:42 WIB

Babinsa Hadiri Rapat Musyawarah penetapan pj kepala Desa kampung terangon

Minggu, 13 September 2026 - 11:40 WIB

Percepat Akses Ekonomi Warga, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama TNI BKO dan Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

Minggu, 13 September 2026 - 11:35 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Parit

Berita Terbaru