Siapa Yang Mengatakan Wanita Tak Mampu Memimpin? , Ini Yang Dikatakan Ismail Sarlata Masyarakat Rumbai Pesisir

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 17 November 2024 - 03:16 WIB

50393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU |  Terkait berkembangnya isu di lingkungan masyarakat akan sosok kepemimpinan yang di Pimpin seorang Wanita tidak akan mampu membawa perubahan menjadi lebih baik, Ismail Sarlata selaku masyarakat Melayu kelahiran Kabupaten Rokan Hilir berdarah Ambon dan Jawa serta di besarkan di kota Pekanbaru sejak berumur 4 tahun ini angkat suara.

Astaghfirullah, atas nama pribadi sebagai masyarakar menyatakan. ” Untuk memilih sosok pemimpin janganlah dilihat dari fisiknya seseorang itu wanita dan langsung mengatakan wanita tidak akan mampu memimpin. ” ucap Ismail Sarlata masyarakat Rumbai Pesisir kota Pekanbaru, Sabtu (16/11/2024) kepada media

Kenapa saya katakan demikian?, jika melihat dari fisik. Lihat kaum Wanita yang ikut memperjuangkan NKRI, dan mari kita membuka mata dimana Walikota Surabaya di Pimpin oleh siapa selain sosok Wanita?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surabaya di Pimpin oleh sosok Wanita yang dikenal dengan nama Tri Risma atau akrab disapa Ibu Risma, saat mencalonkan diri pertamakali apa yang telah perbuat beliau terhadap masyarakat?, tidak ada yang diperbuat beliau apapun terhadap masyarakat, namun saat dirinya menyatakan sikap untuk maju memimpin kota Surabaya dan disaat dirinya dimenangkan oleh masyarakat Surabaya. Apa yang dilakukan beliau sebagai sosok Wanita memimpin kota Surabaya?, selain berbuat yang terbaik untuk masyarakat Surabaya bahkan berani memberantas penyakit masyarakat yakni tempat maksiat terbesar di Surabaya.

” Selama 5 tahun Risma membuktikan kinerjanya dan berkomitmen untuk masyarakat, kembali Risma memimpin kita Surabaya untuk kedua kalinya dan bahkan saat ini maju sebagai Gubernur Jawa Timur. ” beber Ismail Sarlata

Sebagai masyarakat yang memiliki KTP kota Pekanbaru, mengajak masyarakat kota Pekanbaru mari kita buka mata kita bersama memilih sosok Pemimpin jangan melihat dari fisiknya saja, dan jangan memiliki pola fikir rendah dengan mengatakan bahwasanya wanita tidak mampu memimpin, siapa yang bisa membantah keberhasilan Tri Risma yang mampu memimpin kota Surabaya dan pahlawan kita kaum wanita yang turut membela NKRI. Haruskah kita menghilangkan sejarah, akan keberhasilan yang diraih seorang wanita? . ajak Ismail Sarlata

Saya mendukung penuh majunya paslon nomor 3 atas nama pribadi sebagai masyrakat kota Pekanbaru dan sebagai putra Melayu, pinta saya dengan membaca Bismillah dan jika Allah S.W.T berkehendak Paslon nomor 3 duduk adalah :
1. Jika duduk buktikan bahwasnya, Paslon 3 mampu memimpin, dan bisa memberikan yang terbaik untuk Masyarakar kota Pekanbaru.
2. Dapat memberikan yang terbaik untuk kaum wanita, terutama Kaum Ibu di usia lansia. Karena saya cinta sosok seorang IBU, dimana tanpa sosok IBU seorang Anak tidak akan menjadi Hebat.
3. Idaman Paslon Nomor 3 harus mampu memberantas tumbuhnya penyakit masyarakar, seperti halnya tumbuh dan kembang biaknya judi yang berkedok arena permainan anak-anak di Pekanbaru
4. Harus mampu memberikan yang terbaik untuk Dunia Pendidikan

Dipenggujung Ismail Sarlata mengatakan, ” Tetap semangat, jangan hiraukan akan Isu atau pendapat orang lain tentang Wanita, tidak pantas atau tidak layak menjadi Pemimpin. Karena masih banyak pemimpin Wanita yang terbukti kepemimpinannya, namun dihilangkan begitu saja dan bahkan tidak melihat sisi Positif sosok wanita melainkan sisi negatif tanpa alasan. Dan apa yang saya sampaikan diatas, saya tekankan atas nama pribadi saya sebagai masyarakat kota Pekanbaru yang memiliki hak berpendapat baik secara Lisan maupun Tertulis yang sudah di atur dan di jamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pada pasal Pasal 28E UUD 1945. Serta wanita memiliki hak dan kedudukan yang sama di mata hukum dan negara
“…… (Team)

Berita Terkait

Terkait Kasus ITE Kepada Seorang Ibu, Keluarga Korban Sesalkan Sikap Penyidik Polda Riau yang Diduga Meminta Sejumlah Uang dan Paksakan P21 Terhadap M
Kreativitas Kostum Warnai Brimob Run, Kapolda Tekankan Perlunya Relokasi Humanis di TNTN
Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi
Hari Pohon, Kapolda Riau Pimpin Penanaman 21.000 Pohon Bareng 500 Siswa
Dugaan Kriminalisasi IRT Dalam Kasus ITE di Polda Riau, Dr. Yudi Krismen: Diduga Ada Kekeliruan Dalam Prosedur Penyidikan
Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi
Pelatihan Polisi Penolong Masyarakat, Polda Riau Libatkan Biddokkes dan Damkar
PGRI Provinsi Riau Audensi dengan Kejaksaan Tinggi Riau Bahas Perlindungan Hukum Bagi Guru.

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:33 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Toren Air dan Buku Tulis Untuk Korban Banjir di Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:49 WIB

Ketidakdisiplinan Ketua BPD Diungkap dalam Sidang Lanjutan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan APBDes Barungkersap

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:16 WIB

Apel Pagi Pemkab Karo: Bupati Antonius Ginting Dorong Kinerja dan Penguatan Pelayanan Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:15 WIB

Bupati Karo Hadiri Lomba Kreativitas Paud Tahun 2025 Kabupaten Karo

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:13 WIB

Bupati Karo Sambut Kedatangan Rombongan Pertua Diaken dan Keluarga yang Terdampak Longsor dan Banjir di Pandan

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:10 WIB

Bupati Karo yang diwakili Wakil Bupati Hadiri Perayaan Natal Gereja Pantekosta di Indonesia Wilayah Sibayak

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:07 WIB

Wabup Komando Tarigan Rayakan Natal Bersama Jemaat GPdI Betesda

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Karo Tingkatkan Koordinasi dan Pengawasan Distribusi BBM

Berita Terbaru