Bicara RUU TNI, UAS : Kita Ikut Keputusan Perwakilan Rakyat

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 02:44 WIB

50511 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, –Pro dan kontra Rancangan Undang-undang (RUU) TNI mendapat beragam pendapat. Kali ini, tanggapan datang dari Prof. H. Ustadz Abdul Somad Lc, D.E.S.A Ph.D usai memberikan tausiyah di Korem 031/Wira Bima beberapa waktu lalu. (19/4/2025)

Tokoh ulama di Indonesia ini menyampaikan bahwa RUU TNI yang telah diputuskan dalam Sidang Paripurna DPR RI, merupakan suatu keputusan bersama dan sesuai sila ke-4 Pancasila.

“Kita ini negara demokrasi. Rakyat memilih anggota dewan sebagai perwakilan. Kalau anggota dewan sudah memutuskan, itu berarti keputusan kita bersama,” ucap UAS mengawali wawancara doorstop yang dilakukan sejumlah awak media di Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika sudah diputuskan bersama, lanjut UAS, tentu tidak digugat. “Ini bukan diputuskan oleh raja. Saya sebagai warga masyarakat, kita memilih anggota dewan dari Riau. Kemudian terpilih menjadi DPR RI, lalu mereka bersidang. Ketika dia bersidang, saya, kamu, kita semua ikut pada keputusan mereka,” kata UAS.

Apabila masih ada yang tidak setuju, UAS menyarankan agar masyarakat tersebut untuk maju sebagai perwakilan rakyat pada 2029 mendatang. “Nah, kalau terpilih ikut dalam sidang untuk kompalin tidak setuju,” ujar UAS.

Ditanya mengenai adanya gejolak di bawah mengenai disahkannya RUU TNI, UAS sekali lagi menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila.

“Sila keempat itu permusyawaratan yang diputuskan oleh perwakilan. Kita punya perwakilan, itu tadi anggota dewan. Lalu kemudian jika kita tidak setuju, sampaikanlah aspirasi kita dengan cara yang benar. Karena kalau tidak, menang jadi arang kalah jadi abu,” tutur UAS.

“Masalah kita banyak di negara ini, jadi belum selesai satu masalah, timbul masalah lain. Jadi bagaimana kita ikuti koridor ini, maka Insha Allah negeri ini aman, damai, itu yang kita harapkan,” pungkasnya menutup wawancara. (Pen031)

Berita Terkait

Cegah kasus korupsi, HOTMA dukung Mantan Jampidsus Kebanggaan Presiden
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Demo Jilit II Peserta Aksi Bawa BH, Kapolrestabes Medan Diminta Tepati Janji dan Tangkap Mamak Maling
Lembaga MPSU Mengucapkan Selamat Atas Muktamar Ke -23 Alwasliyah
Kemegahan Masjid Agung Medan: Simbol Harmoni, Sejarah, dan Wajah Baru Wisata Religi Sumatera Utara
Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat
Ketua Umum MPSU Angkat Bicara Terkait Polemik SPPG Binjai 2 Kecamatan Medan Denai Kota Medan
Merasa Dizalimi, Keluarga Korban Pencurian Menangis dan Bentangkan Spanduk Presiden Prabowo Usai Sidang di Pengadilan Negeri Medan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 22:53 WIB

Personel Pos Pol Gasing Cek Titik Api Karhutla di Dusun 2 Desa Gasing

Minggu, 20 September 2026 - 22:50 WIB

Ground Check Hotspot di Timbul Jaya, Polisi Temukan Lahan Terbakar Sekitar 1 Hektare

Minggu, 20 September 2026 - 22:48 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Imbau warga Untuk Mendukung Program P2B

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

“Dukung Ketahanan Pangan, Bripka Harun Jauhari Laksanakan Kegiatan P2B Polsek Talang Kelapa di Kel. Talang Keramat” Kec. Talang Kelapa

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Ground Check Hotspot di Dana Mulya, Polisi Temukan Bakaran Sabut Kelapa

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Polres Banyuasin Nobar Penganugerahan Kompolnas Awards 2026

Jumat, 18 September 2026 - 16:13 WIB

Nobar Kompolnas Awards 2026, Polres Banyuasin Saksikan Polda Sumsel Raih Juara 1 Kategori Polda

Kamis, 17 September 2026 - 18:54 WIB

Polisi Amankan Pelaku Pembunuhan di Pulau Rimau, Diduga Dilatarbelakangi Sakit Hati    

Berita Terbaru