Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Muhrim Abdi Sinaga, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Air Panas, Desa Singah Mule, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (17/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses mobilitas warga yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat khususnya sektor pertanian dan perkebunan akibat rusaknya jembatan terdahulu yang diterjang luapan arus sungai saat bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bersinergi dan bergotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Untuk material alam seperti pasir dan batu tidak disokong dari luar karena ketersediaannya yang sangat melimpah di lokasi kejadian, sehingga dimanfaatkan secara swadaya.
Saat ini, progres pengerjaan pembangunan jembatan telah mencapai 33 persen. Fokus pengerjaan hari ini meliputi merapikan lubang pondasi serta menyetting keranjang/angker pondasi penahan tali sling di tepi jauh.
Adapun pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini bertujuan untuk:
Menyediakan Jalur Aman: Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Efisiensi Akses: Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Peningkatan Ekonomi: Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap agar rampungnya pembangunan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedalaman dan perbatasan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin memupuk kepercayaan masyarakat bahwa Pemerintah Pusat dan daerah terus memberikan perhatian nyata hingga ke pelosok negeri.
Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Muhrim Abdi Sinaga, menyampaikan optimismenya di lapangan:
”Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah dan TNI kepada masyarakat pedalaman. Kami bersama seluruh prajurit dan warga Desa Singah Mule berkomitmen bahu-membahu menyelesaikannya tepat waktu agar akses perekonomian warga cepat pulih kembali. Kemanunggalan TNI dan rakyat inilah yang menjadi kunci utama kelancaran pengerjaan di lapangan”







































