Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Rano Karno, bersama personil BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali mengobarkan semangat gotong royong dalam kelanjutan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Dusun Reje Bujang, Desa Uning Pune, Jum’at (5/9).
Fokus pengerjaan hari ini tertuju pada tahap teknis utama, yakni penyetelan tracker untuk mempresisikan dan menegangkan tali sleting (kabel baja) menggunakan katrol pada bagian fondasi tepi jauh. Tahap ini sangat krusial untuk memastikan struktur jembatan memiliki kekuatan penuh dan siap menopang beban saat digunakan.
Pembangunan jembatan gantung ini membawa dampak langsung bagi produktivitas warga desa:
Kelancaran Akses Ekonomi: Mempermudah mobilitas dan jalur transportasi warga dari kawasan pemukiman menuju area perkebunan.
Keamanan Lintasan: Memangkas risiko keselamatan warga saat mendistribusikan hasil panen harian.
TNI dan masyarakat setempat berharap infrastruktur penghubung ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Lebih dari itu, kesadaran bersama dari seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan untuk menjaga dan merawat Jembatan Gantung Garuda Merah Putih agar memiliki usia pakai yang panjang demi kesejahteraan bersama.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Rano Karno:
”Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian warga Dusun Reje Bujang menuju lahan perkebunan mereka. Gotong royong hari ini bukan sekadar menyetel tali baja jembatan, tapi juga meneguhkan kemunggalan TNI dan rakyat. Harapan besar kami, setelah jembatan gantung ini rampung, warga bisa saling menjaga dan merawatnya bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan hingga anak cucu nanti.”







































