Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

RADAR NEWS

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

50212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG || Organisasi Rumah Saraswati menggelar seminar bertajuk “Generasi Muda: Obor Perjuangan, Bukan Api Kerusuhan”, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Kamis (21/5/2026).

Melalui keterangannya, Jum’at (22/5), Founder Rumah Saraswati, Diah Permata Saraswati mengungkapkan bahwa, kegiatan tersebut untuk mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak dalam tindakan anarkis. Juga menjadi wadah penting untuk mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak dalam tindakan destruktif. Sebaliknya, mereka diharapkan mampu menyalakan obor perjuangan dengan semangat kebangkitan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan tersebut lahir dari keprihatinan atas meningkatnya aksi kerusuhan yang menyeret pelajar dan remaja. Generasi muda harus diarahkan menjadi bagian dari solusi, bukan justru terlibat dalam tindakan destruktif yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Diah menambahkan, momen ini sekaligus mencari tahu akar persoalan yang membuat generasi muda terjebak dalam tindakan anarkis. “Melalui forum edukatif seperti ini, kami berharap anak-anak muda mendapat informasi positif sebagai pembanding dari apa yang mereka temui di luar,” ujar Diah.

Diah menilai, anak muda merupakan estafet kepemimpinan bangsa yang harus dibekali ruang dialog dan pendidikan yang tepat agar mampu tumbuh menjadi pemimpin masa depan.

“Selama ini fokus pada isu perempuan dan anak melalui konsep “Bermain dan Belajar, Sekolah Tanpa Kelas” sebagai bentuk pendidikan alternatif bagi anak usia sekolah. Kami percaya ibu dan anak adalah satu paket yang bisa menjadi efek domino bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang menegaskan, masa depan bangsa sangat ditentukan kualitas generasi mudanya.

Menurut Rafael, perjuangan anak muda seharusnya diarahkan untuk membangun bangsa tanpa harus mengedepankan tindakan anarkis.

“Kalau anak-anak mudanya kuat, cemerlang, dan mau berjuang, Republik ini akan semakin maju,” ucapnya.

Rafael juga menyinggung perjuangan para pendiri bangsa yang kerap dipandang berbeda pada zamannya.

“Sukarno dulu dianggap pemberontak oleh Belanda, tapi bagi rakyat ia adalah pahlawan. Sama halnya dengan anak muda sekarang, perjuangan mereka bisa dipandang berbeda, namun esensinya tetap untuk kemajuan bangsa tanpa mengedepankan perilaku anarkis,” katanya.

Seminar tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus titik balik bagi generasi muda untuk membangun kesadaran kolektif di tengah berbagai persoalan sosial yang terjadi saat ini.

Rumah Saraswati bersama DPRD Jawa Barat, Kesbangpol dan DP3AKB Jabar sepakat, generasi muda harus menjadi obor perjuangan yang menerangi masa depan bangsa, bukan menjadi pemicu kerusuhan. (Red).

Berita Terkait

Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
WARGA RT 11 RW 05 Kel.Pamoyanan Kec. CICENDO PROTES PENCABUTAN SPANDUK DI 4 PAGAR RUMAH PRIBADI 
Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi
Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU
Dari Silaturahmi ke Sinergi, SWI Jabar Dorong Jurnalistik yang Membangun
Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:37 WIB

KODIM 0113/GAYO LUES KORAMIL 09/PUTRI BETUNG ​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terbaru