Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

50510 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ibu kota kembali menjadi saksi atas sebuah tanya yang menggantung di udara. Nama pejabat yang akrab dipanggil RW, tengah berada dalam pusaran ekspektasi publik yang besar. Sebagai sosok di balik kemudi Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya sekaligus peraih Hoegeng Awards, RW memikul beban moral yang tidak ringan, menjadi wajah dari penegakan hukum yang berpihak pada kemanusiaan.

​Namun, narasi ideal tersebut kini terbentur pada realita penanganan kasus Faisal Amsco. Aliansi Perlindungan Hukum Perempuan Indonesia (APHPI) menyuarakan kegelisahan yang mendalam, bagaimana mungkin sebuah kasus yang telah memiliki tersangka jelas dan korban lebih dari satu orang, justru seolah kehilangan momentum di meja penyidikan?

​Penghargaan setinggi Hoegeng Awards bukan sekadar pajangan di lemari prestasi. Ia adalah janji kepada publik bahwa sosok seperti RW akan bekerja melampaui standar birokrasi biasa. Ketika APHPI menyebut adanya kelambanan, publik mulai menilik kembali, apakah pembentukan direktorat baru ini sudah menjawab kebutuhan para korban, ataukah hanya menjadi lapis birokrasi baru yang justru memperpanjang birokrasi keadilan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​
RW, dengan segala keahlian dan rekam jejaknya, kini dihadapkan pada ujian nyata. Kasus pelecehan terhadap tiga wanita ini bukan sekadar angka dalam statistik kriminalitas, melainkan tentang trauma yang hidup dan rasa takut yang terus membayangi karena sang tersangka belum mendapatkan tindakan tegas.

​Dalam dunia jurnalistik, keheningan dalam sebuah kasus yang sudah “terang benderang” seringkali memicu spekulasi. Raymon Fabio dari APHPI dengan lugas mengingatkan bahwa penundaan keadilan adalah bentuk ketidakadilan itu sendiri.

Di bawah kepemimpinan RW, publik menanti sebuah gebrakan yang membuktikan bahwa institusi Polri benar-benar telah berbenah.
​Narasi perlindungan perempuan tidak boleh berhenti pada seremoni atau peluncuran unit baru. Dibutuhkan ketegasan yang nyata. Jika berkas perkara tak kunjung melimpah dan tersangka tak kunjung mengenakan “baju oranye”, maka inisial RW yang selama ini harum dengan prestasi, dikhawatirkan akan diingat sebagai pemimpin yang membiarkan harapan korban layu sebelum berkembang.

​Kini, bola panas ada di tangan RW. Apakah ia akan segera memutus rantai kelambanan ini, ataukah kasus Faisal Amsco akan menjadi noda pada reputasi yang telah dibangun dengan susah payah? Publik tidak butuh janji, publik butuh kepastian hukum yang hadir tanpa harus menunggu teriakan aliansi di depan gerbang Polda Metro Jaya.

Penulis: R J

Berita Terkait

Kebebasan Pers di Sumedang Terancam di Tengah Pengusutan Skandal Pejabat
Sekpri Wabup Sumedang Laporkan Dugaan Kekerasan, Pengeroyokan dan Penyekapan
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Hampir 3 Tahun Menanti Kepastian Hukum, Keluarga Sungguh Satria Aritonang Meminta Penyidik Menuntaskan Perkara Tanpa Pandang Bulu
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata
Sat Reskrim Bersama Polsek Purba Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Bersama Warga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Gotong Royong Bersihkan Parit

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 21:20 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 10:57 WIB

Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Kamis, 5 November 2026 - 10:54 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Dusun Air Panas

Berita Terbaru