Sinergi Tanpa Batas: TNI dan Warga Ramung Musara Bergotong Royong Rehab Jembatan Gantung Pasca Banjir

SYUKRI

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:10 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GAYO LUES, ACEH – Semangat gotong royong kembali membumbung di Desa Ramung Musara. Pada Selasa (05/05/2026), Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma bahu-membahu dengan warga setempat melaksanakan rehabilitasi jembatan gantung perintis yang sempat mengalami kerusakan akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.

Jembatan ini merupakan urat nadi vital bagi warga, karena menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan pemukiman dusun ke desa induk serta akses utama menuju lahan perkebunan masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan roda ekonomi dan mobilitas warga akan terhambat total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus Pengerjaan Dalam aksi heroik ini, fokus utama gotong royong diarahkan pada: Pengumpulan Material Alam: Pengambilan batu dan pasir secara swadaya dari sekitar lokasi.

Penyusunan Pondasi: Penguatan struktur dasar jembatan guna memastikan keamanan dan ketahanan jangka panjang terhadap arus sungai.

Tujuan Kegiatan Pemulihan Aksesibilitas: Memulihkan kembali jalur transportasi warga agar aktivitas harian kembali normal.

Mitigasi Risiko: Memperkokoh struktur jembatan guna mencegah kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.

Penguatan Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mewujudkan kehadiran TNI sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Sapta Marga.

Harapan yang Dicapai

Melalui kegiatan ini, diharapkan jembatan gantung Desa Ramung Musara dapat segera dilalui dengan aman, sehingga distribusi hasil perkebunan tidak terhambat dan kesejahteraan petani tetap terjaga. Selain itu, aksi ini diharapkan dapat memupuk kembali nilai kearifan lokal gotong royong yang menjadi benteng kekuatan bangsa dalam menghadapi dampak bencana alam.

“Kehadiran rekan-rekan dari Koramil 09 dan Batalyon 855 memberikan semangat baru bagi kami. Jembatan ini adalah nyawa bagi kebun kami, dan kami bersyukur TNI hadir langsung di lapangan,” ujar salah satu perwakilan warga Desa Ramung Musara.

Berita Terkait

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung
Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Dan Personil Yon TP Bersama Warga
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Musyawarah Bersama Perangkat Desa Lesten
Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam
Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Dan Personil Yon TP Bersama Warga Merangkai Besi Untuk Pondasi Jembatan Gantung
Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Warga Cor Pondasi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos dengan Masyarakat Desa Pertik
Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Masyarakat Gotong Royong Membangun Jembatan Gantung untuk Pulihkan Akses Jalan Untuk Para Petani di Desa Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:05 WIB

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:55 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Musyawarah Bersama Perangkat Desa Lesten

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:21 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:19 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Dan Personil Yon TP Bersama Warga Merangkai Besi Untuk Pondasi Jembatan Gantung

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:54 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Warga Cor Pondasi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:51 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos dengan Masyarakat Desa Pertik

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Masyarakat Gotong Royong Membangun Jembatan Gantung untuk Pulihkan Akses Jalan Untuk Para Petani di Desa Binaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Rutin Gelar Komsos Bersama Warga Binaan

Berita Terbaru