Bupati Jeje Ritchie: KPSBU Lembang Bukti Nyata Koperasi sebagai Sokoguru Ekonomi

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 05:47 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , radaenews.co.id //  Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor peternakan sapi perah saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Jeje mengungkapkan kesan mendalam saat mengunjungi langsung kandang-kandang sapi perah di wilayah Lembang dan sekitarnya. Ia menilai, di balik setiap liter susu yang dihasilkan, terdapat semangat dan dedikasi tinggi para peternak yang kerap luput dari perhatian.

“Saya masih ingat ketika mengunjungi kandang-kandang sapi perah di Lembang. Yang saya lihat bukan sekadar ternak dan ember susu, tetapi semangat, ketekunan, dan kesetiaan para peternak yang merawat sapi-sapi mereka dengan penuh dedikasi. Kami melihat perjuangan kalian, dan kami berterima kasih,” ujar Jeje.

Bupati menilai KPSBU Lembang sebagai institusi ekonomi rakyat yang telah teruji menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis moneter, pandemi, hingga gejolak harga pakan global. Ketahanan tersebut, menurutnya, tidak hanya bertumpu pada modal finansial, tetapi juga pada kepercayaan dan kebersamaan para anggotanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut keberadaan KPSBU sebagai representasi nyata gagasan Bung Hatta tentang koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. “KPSBU Lembang adalah jawaban atas cita-cita tersebut,” katanya.

Kontribusi KPSBU terhadap perekonomian Kabupaten Bandung Barat juga dinilai sangat signifikan. Ribuan keluarga peternak menggantungkan penghidupan pada ekosistem yang dibangun koperasi, mulai dari penyediaan pakan, layanan kesehatan hewan, hingga pemasaran susu segar. Rantai nilai ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal secara riil dan inklusif.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menempatkan penguatan koperasi peternakan sebagai bagian integral dari agenda pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran, kebijakan tata ruang yang melindungi kawasan peternakan, kemudahan akses perizinan usaha, serta sinergi lintas sektor.

Namun demikian, bupati juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi, khususnya terkait regenerasi peternak. Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda agar melihat usaha peternakan sapi perah sebagai profesi yang menjanjikan dan memiliki masa depan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, bupati mendorong langkah-langkah strategis seperti digitalisasi manajemen peternakan, peningkatan nilai tambah produk susu lokal, serta penguatan kemitraan dengan industri pengolahan.

Lebih jauh, ia mengajak KPSBU Lembang untuk bertransformasi menjadi koperasi modern yang tidak hanya berperan sebagai pengumpul dan pemasar susu segar, tetapi juga mampu mengolah, membangun merek, dan memasarkan produk susu bernilai tinggi atas nama peternak Bandung Barat.

“KPSBU harus berani mengambil peran yang lebih besar. Potensi dan modal sosialnya sudah kuat, yang diperlukan adalah keberanian untuk melangkah ke babak berikutnya,” tegasnya.

Rapat Anggota Tahunan KPSBU Lembang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para peternak, sekaligus menegaskan peran strategis koperasi dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat di Bandung Barat.

Berita Terkait

Dinamika Paripurna DPRD Takalar: Wabup Jawab Pandangan Fraksi Terkait LKPJ 2025
Dugaan Investasi Bodong Snapboost : 700 Korban Merugi Hingga Rp2 Miliar
Upaya Memelihara Jalan Agar Tetap Bersih dan Rapi, Babinsa Koramil 07/Blangjerango Bersama Warga Bersihkan Kanan Kiri Jalan
Menjalin Silaturahmi, Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Komsos Bersama Warga Binaan
Pembagian 530 Sertipikat PTSL Tahap 3 Desa Mandalamukti Berjalan Lancar, Kades Apresiasi Kerja Tim
XTC Cirebon Permudah Akses Khitan Gratis dengan Sistem Door to Door
Babinsa 08/Blangpegayon Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Desa di Wilayah Desa Binaan
KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:59 WIB

Dinamika Paripurna DPRD Takalar: Wabup Jawab Pandangan Fraksi Terkait LKPJ 2025

Sabtu, 18 April 2026 - 19:08 WIB

Dugaan Investasi Bodong Snapboost : 700 Korban Merugi Hingga Rp2 Miliar

Sabtu, 18 April 2026 - 09:53 WIB

Upaya Memelihara Jalan Agar Tetap Bersih dan Rapi, Babinsa Koramil 07/Blangjerango Bersama Warga Bersihkan Kanan Kiri Jalan

Sabtu, 18 April 2026 - 09:51 WIB

Menjalin Silaturahmi, Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Komsos Bersama Warga Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 01:08 WIB

XTC Cirebon Permudah Akses Khitan Gratis dengan Sistem Door to Door

Jumat, 17 April 2026 - 10:27 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Desa di Wilayah Desa Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 23:04 WIB

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Kamis, 16 April 2026 - 23:01 WIB

Gerak Cepat Bupati Takalar: Dokumen Kapal Nelayan Dipercepat, Akses BBM Subsidi Kini Lebih Tertib

Berita Terbaru