ACEH TENGGARA — Dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan lintas Belangkejeren–Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (2/11/2025) sore. Insiden tersebut terjadi di salah satu titik jalan yang menghubungkan dua kabupaten, dan mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dua perempuan yang menjadi korban berasal dari Desa Kampung Biak Muli dan Desa Tanah Merah. Keduanya dilaporkan bertabrakan saat mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan. Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap kejadian, namun kondisi jalan yang menikung dan sempit disebut menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya tabrakan.
Warga setempat yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban dari lokasi kejadian. Mereka kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Belum ada laporan mengenai cedera serius, namun keduanya mengalami luka di beberapa bagian tubuh akibat benturan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sempat mendengar suara benturan cukup keras. Ternyata ada kecelakaan. Warga langsung turun membantu,” ujar Irwan, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait detail insiden termasuk siapa yang diduga sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. Namun petugas dari satuan lalu lintas disebut sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kendaraan milik korban.
Jalur Belangkejeren–Kutacane merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tenggara dengan Kabupaten Gayo Lues. Selain digunakan masyarakat setempat, jalan ini juga menjadi jalur penghubung antarwilayah yang ramai dilalui kendaraan pribadi dan angkutan umum.
Pemerintah daerah dan aparat lalu lintas diharapkan dapat memberi perhatian terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan di sepanjang rute tersebut, termasuk dengan pemasangan rambu lalu lintas, perbaikan badan jalan, serta peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pengguna jalan.
Sementara itu, warga mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati, khususnya saat melewati jalur yang licin, sempit, atau minim penerangan di kawasan pegunungan seperti jalan lintas Belangkejeren–Kutacane. Kondisi geografis yang menantang menjadi faktor penting yang perlu diwaspadai oleh setiap pengemudi untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.
FERNANDO.H






































