Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi Kruas, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Daun Salam, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (16/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Kehadiran jembatan ini ditujukan untuk merestorasi infrastruktur serta memulihkan mobilitas warga pascabencana alam hidrometeorologi yang menerjang wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Luapan arus sungai saat bencana melumpuhkan akses utama warga yang mengandalkan mata pencaharian dari sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, sejak tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dilakukan secara bergotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Untuk material alam seperti pasir dan batu tidak didukung oleh anggaran pusat mengingat ketersediaannya yang melimpah di lokasi, sehingga dikumpulkan secara swadaya dan gotong royong.
Saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 30 persen. Pengerjaan hari ini difokuskan pada dua agenda utama:
Melanjutkan pemasangan tiang tower (tiang pylon) pada pondasi tepi jauh.
Mengumpulkan material alam berupa pasir secara swadaya.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat pedalaman, antara lain:
Jalur Akses Andal: Menjadi sarana transportasi utama yang aman untuk aktivitas harian warga.
Efisiensi Waktu: Memangkas jarak dan waktu tempuh dari kawasan pemukiman menuju area perkebunan secara signifikan.
Geliat Ekonomi: Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen demi menggenjot perekonomian serta kesejahteraan masyarakat lokal.
Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap penyelesaian jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta makin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Pusat dan TNI terus hadir serta memberi perhatian bagi masyarakat di pelosok pedalaman.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi Sinaga:
“Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini adalah wujud nyata kepedulian Pemerintah Pusat dan TNI AD kepada masyarakat pedalaman Gayo Lues. Semangat gotong royong antara prajurit dan warga sangat luar biasa; kita bahu-membahu mengumpulkan material dan membangun tiang demi pulihnya akses perekonomian warga. Kami berharap jembatan ini kelak tidak hanya mempermudah mobilitas pertanian, tetapi juga makin mempererat rasa kebersamaan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.”
Tentang Koramil 09/Putri Betung – Kodim 0113/Gayo Lues:
Koramil 09/Putri Betung merupakan satuan jajaran Kodim 0113/Gayo Lues yang bertugas dalam pembinaan teritorial, menjaga keamanan, serta membantu percepatan pembangunan dan penanggulangan bencana demi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.







































