Ade Wawan Ajak Masyarakat Rawat Alam, Tanam Pohon untuk Generasi Mendatang

Redaksi

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:29 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS .CO.ID // BANDUNG BARAT – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus didorong melalui aksi nyata penanaman pohon. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari PKB, Ade Wawan, turut melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap alam sekaligus meninggalkan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ade Wawan menegaskan bahwa alam bukan hanya milik seseorang atau kelompok tertentu, melainkan menjadi bagian penting dalam kehidupan seluruh masyarakat. Karena itu, menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Karena alam ini harus dirawat, harus dilestarikan. Kemanfaatannya bukan untuk seseorang, tetapi untuk banyak orang,” ujar Ade Wawan.

 

Pohon yang ditanam di antaranya jenis ketapang biola dan lengkeng. Menurut Ade Wawan, ketapang biola dipilih karena memiliki daun yang lebar, pertumbuhannya relatif cepat, serta tidak membutuhkan perawatan yang sulit.

 

Ia berharap pohon-pohon tersebut dapat tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi sumber keteduhan bagi siapa saja yang berada di lingkungan tersebut.

 

“Meskipun saya sudah tidak menjadi dewan nanti, pohon ini tetap hidup dan bisa memberikan manfaat untuk manusia dan yang lainnya. Termasuk para jurnalis nanti kalau pohonnya sudah tinggi,” katanya sambil tersenyum.

 

Ade Wawan juga mengajak masyarakat untuk membangun hubungan yang harmonis dengan alam. Menurutnya, manusia harus belajar bersabar dalam merawat lingkungan karena alam yang dijaga dengan baik pada akhirnya akan memberikan manfaat kembali kepada manusia.

 

“Kita harus mencintai alam, alam pun akan mencintai kita. Kita harus bersabar dengan alam, alam pun akan bersahabat dengan kita,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan itu, Ade Wawan menyampaikan bahwa pohon tersebut merupakan bagian dari wakaf yang diberikan olehnya sebagai bentuk amal dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa manusia memiliki hubungan yang sangat erat dengan tanah dan alam. Ia mengutip ayat Al-Qur’an tentang asal penciptaan manusia dari tanah dan kembalinya manusia ke tanah.

 

“Semua manusia diciptakan Allah SWT dari tanah, kita akan kembali lagi ke tanah dan akan dikeluarkan lagi dari tanah. Karena itu, kita harus bersahabat dengan tanah,” ungkapnya.

 

Penanaman pohon tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pesan penting bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap penghijauan. Sebab, manfaat pohon tidak hanya dapat dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.

 

Langkah sederhana menanam satu pohon, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan. Pohon yang dirawat hari ini akan tumbuh menjadi sumber udara bersih, keteduhan, keindahan, serta manfaat ekologis bagi masyarakat di kemudian hari.

 

“Menanam pohon itu mungkin manfaatnya tidak langsung kita rasakan. Tetapi suatu saat nanti pohon ini akan besar dan memberikan manfaat kepada banyak orang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Ketum SWI Iskandar Buka UKW di Banjarmasin, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional dan Berkompeten
900 Hektare Hutan Rakyat Pajagan Terancam Gundul, Ribuan Kubik Kayu Jati-Mahoni Mengalir ke Penggergajian Besar di Situraja
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
Maju dengan Nomor Urut 2, Asep Saputra Siap Bawa Semangat Baru untuk Desa Talagasari
Turnamen Futsal Antarpelajar di Bekasi, Upaya Bangun Generasi Berprestasi dan Cinta Damai
WARGA RT 11 RW 05 Kel.Pamoyanan Kec. CICENDO PROTES PENCABUTAN SPANDUK DI 4 PAGAR RUMAH PRIBADI 
Inspektorat KBB Luncurkan WBS Terintegrasi Berbasis AI, Lapor Jadi Lebih Mudah dan Aman

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Pantau Harga Ikan Di Pasar Tradisional Wilayah Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:37 WIB

KODIM 0113/GAYO LUES KORAMIL 09/PUTRI BETUNG ​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:31 WIB