RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Selasa,(14/7/2026),sekira pukul 11.00 Wib,dua orang Wartawan mendatangi ruang kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kabanjahe,Kabupaten Karo,bermaksud konfirmasi sehubungan dengan tahun ajaran baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sangat disayangkan keinginan kedua Wartawan ditolak oleh Kepala Sekolah,Jendakita br Sinulingga.Dengan beralaskan tidak ada kesempatan sebab buru buru menuju kantor Dinas Pendidikan untuk menghadiri rapat.

Ketika salah seorang Wartawan bertanya kapan ada kesempatan untuk bertemu,Jendakita br Sinulingga menjawab dengan bahasa tubuh yang super sibuk,”saya tidak bisa menentukan,sebab beginilah kenyataan Dinas sekarang ini,saban saban waktu memanggil rapat tanpa menentukan jadwal sebelumnya.Lihatlah,sarapanpun sudah terburu buru karna selalu tiba tiba ada dipanggil rapat.”celotehnya seperti bersungut sungut.
Sambil mengikuti langkahnya keluar ruangan ,Wartawan kembali bertanya supaya diadakan waktu ketika luang,tetap Jendakita menjawab seolah merasa terganggu,”kalian juga tahu Dinas ini selalu buat rapat tak tentu,tiba tiba dipanggil tanpa kejelasan.”cetusnya.
Beberapa menit kemudian, tanpa sengaja ketika kedua awak media memasuki pelataran Bank BPDSU,Jln Kapten Palabangun,melihat ibu Kepala Sekolah Jendakita br Sinulingga berdiri berdekatan dengan salah seorang wanita dengan mengenakan seragam PNS.Persis di parkiran Sepeda Motor,depan ruang ATM BPDSU.Keduanya kelihatan tertawa sambil memegang uang dengan lembaran seratus ribuan.Segepok uang itu lantas kelihatan seperti berbagi.
Sontak kedua Awak Media kaget dan merasa ibu Jendakita br Sinulingga sudah berbohong dengan berdalih rapat ke Dinas Pendidikan,ternyata mengadakan pertemuan dengan salah satu rekanan yang diduga juga seorang guru pendidikan.Jelas bagi Awak Media menjadi salah satu alasan konyol yang mengada ngada menghindarkan Mitra Media guna kepentingan pribadi.
Mengingat betapa maraknya saat ini berita terkait pejabat korupsi,kedua Wartawan tersebut menjadi curiga,”Jangan jangan Kepala sekolah ini ada persekongkolan kerjasama menggelapkan uang yang digelontorkan Pemerintah ke Sekolah.”
Setelah mereka berdua berpisah,Jendakita kelihatan masuk ruangan ATM.Karna Awak Media juga bermaksud transaksi di ruang ATM,maka dengan bergilir menunggu ibu Jendakita selesai dari ruangan ATM.
Cukup lama,kurang lebih duapuluh menit ibu ini keluar dan dengan gerakan lambat memasuki gedung BPDSU.

Merasa penasaran sebagai rekanan Sosial Kontrol kedua Wartawan mencoba mendatangi Kantor Dinas Pendidikan,Kabupaten Karo guna menanyakan apakah saat itu ada rapat untuk kepela Sekolah SMP, sesuai dengan pernyataan ibu Jendakita sebelumnya.Alhasil salah seorang pegawai di ruang bidang pembinaan SMP, menjawab tidak ada rapat terkait kepala sekolah SMP.
Jelas dalam hal ini Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kabanjahe,Jendakita br Sinulingga memanipulasi Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.
Dan ada apa dibalik pembohongan dan pertemuan yang berkaitan dengan uang di Pelataran Bank BPDSU ???
Shelly WS (tim)






































