Warga Resah, Dugaan Penjualan Tramadol dan Eximer Bebas di Kawasan Terminal Cimareme Disorot

Redaksi

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:28 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Resah, Dugaan Penjualan Tramadol dan Eximer Bebas di Kawasan Terminal Cimareme Disorot

Bandung Barat — Aktivitas dugaan penjualan obat keras golongan G seperti Tramadol dan Eximer secara bebas di kawasan Jalan Cimareme Terminal Dapur, Kabupaten Bandung Barat, menuai keresahan warga. Lokasi yang diduga dijadikan tempat transaksi obat terlarang tersebut disebut beroperasi secara terselubung dan meresahkan lingkungan sekitar.

Warga mengaku khawatir peredaran obat keras tanpa izin itu akan merusak generasi muda serta memicu meningkatnya gangguan keamanan dan kriminalitas di wilayah tersebut. Selain itu, masyarakat menilai aktivitas tersebut seolah berjalan bebas tanpa pengawasan ketat.

“Sudah lama bikin resah. Takut anak-anak muda jadi korban penyalahgunaan obat-obatan,” ungkap salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara hukum, peredaran dan penjualan obat keras tanpa izin melanggar ketentuan Undang-Undang Kesehatan. Pelaku dapat dijerat Pasal 435 dan Pasal 437 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terkait produksi dan peredaran sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar, keamanan, serta izin edar.

Warga berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan penertiban dan pengawasan agar peredaran obat keras ilegal tidak semakin meluas di lingkungan masyarakat. * Red tim investigasi ,*

Berita Terkait

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten
Babinsa Bersama Warga, Gotong royong dalam Pembuatan awal pondasi Jembatan Gantung
TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Kembali Jembatan Gantung Dusun Tebangun Desa Pintu Gayo yang Putus Akibat Banjir
Melalui Komsos, Babinsa Berikan Motivasi Kepada Petani Cabe Merah di Desa Binaan
Babinsa melaksanakan pendampingan petani cabe merah
Babinsa Koramil 05/Pining Bersama Masyarakat Laksanakan Gotong Royong
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:14 WIB

Babinsa Bersama Warga, Gotong royong dalam Pembuatan awal pondasi Jembatan Gantung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:49 WIB

TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Kembali Jembatan Gantung Dusun Tebangun Desa Pintu Gayo yang Putus Akibat Banjir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:26 WIB

Melalui Komsos, Babinsa Berikan Motivasi Kepada Petani Cabe Merah di Desa Binaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:21 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani cabe merah

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:11 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Bersama Masyarakat Laksanakan Gotong Royong

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:30 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:24 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:56 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani Kopi

Berita Terbaru