Kapolda Sumsel dan Pertamina Perkuat Pengamanan Distribusi BBM Jelang Mudik Lebaran

Husnen Azhari

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:04 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) guna memastikan keamanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan objek vital energi menjelang Ramadan serta arus mudik Idul Fitri 1447 H.

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dengan jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3/2026).

 

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polda Sumsel dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi, terutama menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

 

Lawatan Pertamina dipimpin Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Erwin Dwiyanto, didampingi sejumlah pejabat manajemen regional.

 

Dari jajaran Polda Sumsel, turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring.

 

Kehadiran unsur intelijen dan reserse kriminal khusus dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa isu distribusi energi juga memiliki dimensi keamanan yang penting, terutama dalam mengantisipasi potensi penyimpangan distribusi BBM maupun gangguan terhadap objek vital nasional.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menyoroti fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU, terutama di jalur lintas keluar kota seperti arah Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin.

 

Menurut Kapolda, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan serta keresahan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik.

 

Karena itu, Polda Sumsel mendorong pengawasan ketat terhadap rantai distribusi BBM, termasuk mengantisipasi praktik penimbunan, pengisian berulang menggunakan kendaraan modifikasi, maupun penyalahgunaan distribusi oleh oknum tertentu.

 

Menjelang Operasi Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel juga meminta dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap titik rawan distribusi BBM.

 

Pemetaan tersebut mencakup : jalur tol fungsional, jalur arteri utama, rest area dan kawasan dengan potensi lonjakan konsumsi BBM.

 

Langkah ini penting untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan tidak terjadi kelangkaan saat mobilitas masyarakat meningkat.

 

Selain isu distribusi energi, Kapolda Sumsel juga menyinggung pengelolaan sumur minyak rakyat yang berkembang di beberapa wilayah Sumatera Selatan.

 

Ia menekankan bahwa aktivitas tersebut harus memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, serta kepastian legalitas agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

 

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Erwin Dwiyanto menjelaskan bahwa wilayah operasional Sumbagsel mencakup lima provinsi, yakni : Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung

 

Luasnya cakupan wilayah tersebut menjadikan koordinasi dengan Polda Sumsel sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi di kawasan Sumatera bagian selatan.

 

Pertamina juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan kepolisian dalam memetakan wilayah rawan distribusi energi.

 

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keamanan distribusi energi memiliki dampak luas terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

 

“Distribusi BBM bukan hanya urusan pasokan. Ini menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Polda Sumsel siap hadir di setiap titik yang memerlukan pengamanan, mulai dari depot hingga SPBU,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa sinergi dengan Pertamina menjadi langkah strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

 

“Keamanan energi adalah bagian dari keamanan masyarakat. Polda Sumsel bersama Pertamina akan terus berkoordinasi agar distribusi BBM dan LPG berjalan lancar, khususnya menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran,” ujar Nandang.

 

Pertemuan tersebut berlangsung produktif dan menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi operasional antara Polda Sumsel dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

 

Ke depan, kedua institusi akan segera mematangkan pemetaan titik rawan distribusi energi serta mekanisme dukungan pengamanan selama Operasi Ketupat Musi 2026.

 

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menjaga stabilitas distribusi energi serta memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan mudik Lebaran dengan aman dan lancar.(Husnen)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Pimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas di OKI, Target Zero Karhutla 2026
Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Strategis Tim Sahli Panglima TNI
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS untuk Pembangunan Nasional
Kapolda Sumsel Pastikan Malam Takbiran Aman, 4.303 Personel Disiagakan Penuh
Lakukan Anev Konsolidasi Ops Ketupat Hari Ke-5, Kapolda Sumsel Pastikan Pos Pam Jadi Pusat Solusi Masyarakat
Kapolda Sumsel Pastikan Operasi Ketupat Musi 2026 Optimal, 329 Ribu Pemudik Terlayani Aman
Kapolda Sumsel Bangun Sinergi dengan Hafidz Qur’an, Perkuat Cooling System Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:22 WIB

Cerobong PT Hopson Kembali Mengepul, Ketegasan Aparat Dipertanyakan di Tengah Pembekuan Resmi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:25 WIB

Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren Jadi Ruang Edukasi, Seni, dan Kebersamaan Anak-Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:45 WIB

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Masyarakat Bantu Petugas PLN Pasang Kabel Listrik

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:20 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Tak Pernah Benar-Benar Berhenti, Di Mana Ketegasan Aparat Lingkungan?

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:16 WIB

Negara Seolah Lumpuh, PT Hopson Kembali Operasi Saat Status Masih Dibekukan Pemerintah Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:46 WIB

Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

Krisis Kepercayaan terhadap Pengawasan Lingkungan Menguat, PLT KPPH VIII Gayo Lues Diminta Bertanggung Jawab

Senin, 18 Mei 2026 - 22:30 WIB

Asap Cerobong PT Hopson Kembali Mengepul Saat Malam, Dugaan Pembangkangan Hukum Lingkungan di Gayo Lues Kian Terbuka

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalin Silaturahmi, Dengan Aparat Kecamatan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:56 WIB