Bangun Bahari Tangguh, bank bjb Perkuat Kapasitas Finansial Masyarakat Pesisir

Redaksi

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:34 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangun Bahari Tangguh, bank bjb Perkuat Kapasitas Finansial Masyarakat Pesisir

CIREBON – radarnews.co.id // bank bjb memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju” yang diselenggarakan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Pada Senin (2/3).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis bank bjb dalam mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan masyarakat nelayan yang memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah pesisir. Melalui edukasi, bank bjb ingin memastikan bahwa pertumbuhan sektor riil di wilayah perikanan sejalan dengan penguatan fondasi keuangan keluarga nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Gebang Mekar sendiri termasuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang signifikan serta dominasi aktivitas perikanan tangkap, kawasan ini memiliki posisi strategis dalam mendukung perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon.

Melihat potensi tersebut, bank bjb memandang bahwa sektor nelayan tidak hanya perlu didorong dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengelolaan pendapatan, perencanaan keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.

Dalam kegiatan ini, bank bjb hadir bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan Cirebon, Anggota Komisi XI DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pesisir.

Kehadiran bank bjb sebagai bank pembangunan daerah menjadi bagian penting dalam memperluas akses layanan perbankan bagi nelayan. Melalui pendekatan edukatif, bank bjb tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana. Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan arus kas, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan pembiayaan produktif secara bijak.

Melalui kegiatan ini, bank bjb juga memperkenalkan akses pembiayaan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan, termasuk kebutuhan peralatan, perawatan kapal, maupun modal kerja.

Salah satu dukungan konkret yang diperkenalkan adalah fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat untuk nelayan, yang dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan skema yang terjangkau dan sesuai dengan karakter usaha sektor perikanan.

bank bjb meyakini bahwa dukungan pembiayaan harus diiringi dengan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari. Oleh karena itu, aspek edukasi menjadi fondasi utama dalam setiap upaya perluasan akses keuangan.

Penguatan literasi di sektor nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya tahan ekonomi keluarga. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, nelayan dapat merencanakan investasi usaha, pendidikan anak, serta perlindungan finansial di masa depan.

bank bjb melihat bahwa kesejahteraan nelayan tidak hanya ditentukan oleh hasil tangkapan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola pendapatan secara disiplin dan berkelanjutan. Literasi keuangan menjadi instrumen penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi rumah tangga.

Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir dengan pendekatan yang inklusif dan solutif. Dukungan terhadap sektor unggulan lokal menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.

Upaya ini juga sejalan dengan agenda nasional dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Sinergi antara regulator, legislatif, pemerintah daerah, dan industri perbankan menjadi kunci keberhasilan program literasi.

Melalui penguatan literasi dan akses pembiayaan, diharapkan nelayan di Kabupaten Cirebon semakin mandiri secara ekonomi. Kemandirian tersebut akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih stabil.

Ke depan, bank bjb akan terus memperluas program literasi ke berbagai daerah lainnya, khususnya wilayah dengan potensi sektor unggulan lokal yang membutuhkan dukungan penguatan kapasitas finansial.

Pendekatan berbasis kebutuhan lokal akan menjadi strategi utama dalam setiap implementasi program. Dengan memahami karakteristik masyarakat setempat, edukasi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

bank bjb optimistis bahwa melalui literasi dan inklusi keuangan yang kuat, nelayan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Cirebon serta wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

DIVISI CORPORATE SECRETARY
bank bjb

Herfinia – Corporate Secretary
Menara bank bjb lantai 7
Jl. Naripan No. 12-14, Bandung 40111
Telp: 022-4234868, Ext: 7111 | Fax: 022-4206099

Berita Terkait

Pengamat Civil Society Apresiasi Polres Cimahi Rangkul Ratusan Pengemudi Ojol Jadi Mitra Strategis Kamtibmas
Motivasi Kepada Petani Bawang Merah di Desa Binaan
Menjalin Kedekatan Bersama Masyarakat
Melalui Patroli Malam, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Sosialisasikan Bahaya Karhutla kepada Masyarakat Desa Binaan
Karhutla Mengintai, Muspika Terangun Turun Tangan: Jangan Tunggu Api Membesar
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Gotong Royong Bersama Masyarakat di Desa lesten
Terus Lakukan Pencegahan Karhutla Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Rutin Laksanakan Patroli Dan Sosialisasi
LSM Tekan Pemerintah Sumedang Sampaikan Klarifikasi Dugaan Kekerasan dan Intimidasi ASN

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:25 WIB

TARUH JABATAN! Pimpinan DPR Bersumpah: RUU Perampasan Aset Wajib Sah 15 Desember 2026 BILA GAGAL, SEMUA MUNDUR!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:41 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WIB

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Berita Terbaru

REGIONAL

Motivasi Kepada Petani Bawang Merah di Desa Binaan

Senin, 31 Agu 2026 - 13:26 WIB

REGIONAL

Menjalin Kedekatan Bersama Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 - 12:38 WIB