Polda Sumsel Perkuat Pengawasan Narkotika di Lapas, 15.000 Warga Binaan Jadi Perhatian Bersama

Husnen Azhari

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:32 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Provinsi Sumatera Selatan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan peredaran narkotika dari dalam lembaga pemasyarakatan.

 

Langkah tersebut ditegaskan dalam lawatan kerja yang berlangsung di Mapolda Sumsel, Kamis (26/2/2026), dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

 

Data Kanwil Ditjenpas Sumsel menunjukkan jumlah warga binaan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 15.000 orang, dan lebih dari separuhnya merupakan pelaku tindak pidana narkotika.

 

Angka ini menjadi perhatian serius kedua institusi. Sebab, jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam lapas masih menjadi ancaman nyata terhadap stabilitas kamtibmas.

 

Karena itu, Polda Sumsel dan Kemenimipas sepakat memperkuat:

 

* Pertukaran data dan informasi intelijen

* Deteksi dini potensi gangguan keamanan

* Pengawasan komunikasi ilegal dari dalam lapas

* Pengamanan pemindahan narapidana risiko tinggi

 

Pertemuan tersebut juga mengevaluasi penanganan insiden kerusuhan di Lapas Musi Rawas. Polda Sumsel bersama jajaran Polres setempat sebelumnya telah melakukan langkah cepat pengamanan.

Sebagai tindak lanjut, narapidana yang terlibat telah dipindahkan ke Nusakambangan guna meminimalisir eskalasi lanjutan.

 

Langkah ini menunjukkan pola respons terpadu antara aparat keamanan dan pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas wilayah.

 

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa dinamika keamanan modern menuntut kolaborasi lintas sektor. Selain ancaman narkotika, ia juga menyoroti:

 

* Potensi kejahatan siber

* Polarisasi sosial melalui media digital

* Pentingnya profesionalisme aparat

 

Kapolda berharap penguatan koordinasi dan pengawasan internal dapat mencegah insiden serupa yang terjadi di wilayah lain Indonesia.

 

Forum juga membahas implementasi KUHP baru, khususnya pidana kerja sosial yang memperluas peran Balai Pemasyarakatan.

 

Koordinasi lintas institusi dinilai krusial agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan celah pengawasan, sekaligus mampu menekan residivisme dan memperkuat rasa aman masyarakat.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

 

“Sinergi dengan Kemenimipas sangat strategis, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari dalam lembaga pemasyarakatan, termasuk peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Pertemuan berlangsung tertib dan kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga kesinambungan komunikasi dan kolaborasi sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di Sumatera Selatan.(Husnen)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel: Pancasila Adalah Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Zaman
Kapolda Sumsel Pimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas di OKI, Target Zero Karhutla 2026
Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Strategis Tim Sahli Panglima TNI
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS untuk Pembangunan Nasional
Kapolda Sumsel Pastikan Malam Takbiran Aman, 4.303 Personel Disiagakan Penuh
Lakukan Anev Konsolidasi Ops Ketupat Hari Ke-5, Kapolda Sumsel Pastikan Pos Pam Jadi Pusat Solusi Masyarakat
Kapolda Sumsel Pastikan Operasi Ketupat Musi 2026 Optimal, 329 Ribu Pemudik Terlayani Aman

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa

Rabu, 30 September 2026 - 20:24 WIB

TEBANG PILIH HUKUM DI BALIK JERUJI BESI!  Skandal 10 Klaster Mewah Ilegal di Lapas Cibinong Akhirnya Hancur Diratakan Ekskavator

Rabu, 30 September 2026 - 01:00 WIB

Jerry Massie Kritik Keras Jokowi, Sebut Pemerintahannya Kental dengan Kontroversi Pernyataan dan Janji yang Tak Kunjung Terbukti

Selasa, 29 September 2026 - 16:56 WIB

DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH

Senin, 28 September 2026 - 10:58 WIB

Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026

Kamis, 24 September 2026 - 21:42 WIB

SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 21:27 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Sabtu, 5 September 2026 - 03:12 WIB

Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa dampingi petani cek pertumbuhan tanaman bawang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:01 WIB