Bupati Karo Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI secara Virtual

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:36 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting., Sp.OG., M.Kes., secara virtual hadir dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden RI dari ruang Karo Command Center, Kantor Bupati Karo, Rabu (7/1/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah unsur Forkopimda atau yang mewakili, Kepala OPD terkait turut hadir bersama Bupati dalam kegiatan ini yang juga menampilkan demo drone pertanian, alsintan otomatis, dan pompa otomatis secara virtual.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi, sekaligus menegaskan swasembada pangan dan arah pembangunan pertanian nasional yang bertumpu pada modernisasi, mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi.

 

Panen raya padi di Karawang ini dirangkaikan dengan Pengumuman Swasembada Pangan, yang menandai capaian strategis sektor pertanian nasional sebagai hasil kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani di seluruh Indonesia.

 

“Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya, saya diundang panen raya dan pengumuman resmi bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo.

 

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo menyaksikan panen di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, yang merupakan bagian dari sentra produksi nasional. Panen dilakukan menggunakan teknologi combine harvester yang memungkinkan proses panen dilakukan lebih cepat, menekan kehilangan hasil, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Selain itu, teknologi yang telah disebarluaskan dan diadopsi oleh petani juga terlihat dari varietas unggul padi Inpari 32. Benih padi yang dikembangkan Kementerian Pertanian ini memiliki potensi hasil 8,42 ton per hektare, sebuah teknologi pengungkit produksi padi nasional. Presiden Prabowo mendorong agar ke depan varietas unggul padi terus dikembangkan untuk menghasilkan produktivitas hingga 15 ton per hektare.

 

Tidak hanya panen, Presiden Prabowo juga menyaksikan demo alat dan mesin pertanian (alsintan), di antaranya drone, dan pompa air, serta hilirisasi pertanian. Berbagai teknologi tersebut merupakan faktor pendorong peningkatan produksi untuk swasembada pangan berkelanjutan.

 

Shelly WS (Diskominfo)

Berita Terkait

Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Dari Silaturahmi ke Sinergi, SWI Jabar Dorong Jurnalistik yang Membangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tower Dipaksa Berdiri di Tengah Permukiman, Warga Batununggal Murka: Surat Penghentian Diduga Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Kolaborasi Kemenaker, BAZNAS, APDL, dan Ina Cookies Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tataboga

Berita Terbaru