Lumpuhnya Keadilan Saat Hukum Melacurkan Diri Demi Uang

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:06 WIB

50257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS. | Keadilan, yang seharusnya berdiri tegak sebagai benteng terakhir bagi rakyat kecil, kini kian tampak pincang. Penegakan hukum yang diharapkan menjadi panglima tertinggi justru dinilai telah melenceng dari Roh keadilan itu sendiri. Di tengah jeritan masyarakat yang mencari kepastian hukum, muncul kenyataan pahit: hukum seolah dapat ditawar, dipermainkan, bahkan “diperjualbelikan” oleh mereka mereka yang memiliki uang dan kekuasaan.

Fenomena ini bukan lagi bisik-bisik di sudut gelap jalan, melainkan menjadi rahasia umum. Kasus-kasus besar yang menyedot perhatian publik kerap berakhir tanpa kejelasan, sementara perkara kecil justru diproses cepat dan tegas. Ketimpangan ini menimbulkan kecurigaan serius bahwa hukum telah mencoba untuk turut melacurkan diri, meninggalkan idealisme demi lembaran rupiah. Sehingga Masyarakat pun telah dibuat muak. Rasa percaya terhadap aparatur penegak hukum terus tergerus. Ketika laporan warga bertahun-tahun tak kunjung menemui titik terang, sementara pihak tertentu dengan mudahnya “bersih-bersih” dari jeratan hukum, maka yang lumpuh bukan hanya proses hukum, tetapi juga harapan rakyat akan adanya penegakan hukum keadilan.

Radar News memandang kondisi ini sebagai alarm bahaya bagi masa depan negara hukum. Jika keadilan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, maka hukum kehilangan legitimasi moralnya. Negara berpotensi terjerumus pada krisis kepercayaan yang berkepanjangan, di mana masyarakat memilih apatis karena merasa hukum tak lagi berpihak pada kebenaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah saatnya penegakan hukum dikembalikan pada rel yang semestinya: independen, berintegritas, dan bebas dari intervensi uang. Tanpa itu, keadilan hanya akan menjadi slogan kosong, sementara hukum terus terkapar, lumpuh di bawah bayang-bayang kepentingan dan transaksi gelap. Radar News akan terus berdiri di barisan publik, menyuarakan kebenaran, dan mengingatkan bahwa hukum bukan barang dagangan. Melainkan sebuah Keadilan dan adalah hak setiap warga negara untuk mendapatkannya. bukan privilese bagi mereka-mereka yang mampu membayar, terlebih dengan KONTAN atau TUNAI,,,,!!✍️

LAPORAN : TIM RADAR NEWS
FERNANDO. HUTAURUK

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Disoal: SMP PGRI 2 Ciambar Diduga Gunakan Baja Bekas, Tak Sesuai RAB
Koperasi Merah Putih Libatkan Perangkat Desa dan Istri ASN, Masihkah Ini Milik Rakyat?
Tambang Ilegal di Hutan Unmul: Alarm Kegagalan Sistem, Saatnya Solusi Islam
Ketua IWO-I KBB: Media Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Junjung Etika dan Profesionalisme
Pemilihan Rektor IAIN Lhokseumawe, Ajang Adu Kuat Dukungan Parpol
Ketika Polisi Merangsek ke Ranah Sipil, Kemana Mahasiswa dan Pejuang Demokrasi
LPG Langka, Bagaimana Peran Negara Dalam Menjamin Distribusi?
Tangan-Tangan Kotor (Sengaja) Lakukan Media Spin Dalam Kasus Elpiji 3 Kg ?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:59 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Kebut Rehab Rumah Warga Kurang Mampu di Tangan-Tangan

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:20 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Bongkar Rumah Warga Prasejahtera di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:18 WIB

TMMD Kodim Abdya Tutup Lomba Layangan Tradisional di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:51 WIB

TMMD Kodim Abdya Pacu Pembukaan Jalan 2,5 Km di Pegunungan Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:10 WIB

Gotong Royong Warga Gunung Cut Percepat Pembangunan TMMD Kodim Abdya

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:47 WIB

TMMD Kodim Abdya Bawa Berkah Ekonomi bagi Warga Desa Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:14 WIB

Suasana Hangat Warnai Nobar Film “Believe” Bersama Satgas TMMD di Gunung Cut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:58 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Kebut Pembukaan Jalan Gunung Cut, Progres Capai 93,40 Persen

Berita Terbaru