Jembatan Plat Besi Ketapang 2 Jebol, Warga Ogan Ilir Terisolasi, Pemerintah Dinilai Lamban Bertindak

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:12 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Sudah lebih dari sepekan, jembatan plat besi di Desa Ketapang 2, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, dibiarkan rusak parah tanpa penanganan serius.

Jembatan vital yang menghubungkan Desa Ketapang 2 dengan Desa Tanjung Harapan itu kini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, membuat aktivitas warga lumpuh dan menimbulkan keluhan luas di masyarakat.

Jembatan tersebut jebol pada Sabtu, 27 Desember 2025, diduga kuat akibat tidak mampu menahan beban berat truk bermuatan kelapa sawit yang melintas melebihi kapasitas. Hingga Rabu (14/1/2026), belum terlihat langkah konkret perbaikan dari pihak berwenang, memicu kekecewaan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil sama sekali tidak bisa lewat. Padahal ini jalan alternatif Tanjung Raja–Palembang yang merupakan jalan provinsi. Tapi sampai sekarang seperti dibiarkan,” ujar seorang warga dengan nada kesal.

Kerusakan jembatan ini berdampak langsung pada mobilitas dan roda perekonomian warga. Saat ini, jembatan hanya bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan roda tiga, sementara kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok terpaksa memutar jauh.
Warga menilai kerusakan ini bukan kali pertama terjadi.

Jembatan plat besi tersebut disebut sudah berulang kali rusak, namun perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat tambal sulam. Pengelasan pada plat besi dinilai tidak efektif karena kondisi material jembatan yang sudah tua dan kropos.

“Perbaikan paling lama bertahan satu sampai dua bulan. Habis itu rusak lagi. Kami sering viralkan di media sosial, tapi tetap saja tidak ada perbaikan permanen,” kata warga lainnya.

Warga mendesak pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh dengan kualitas konstruksi yang layak. Mereka menilai jembatan tersebut sangat vital karena menjadi jalur alternatif utama antarwilayah.

Sementara itu, pihak UPTD Jalan dan Jembatan Kabupaten Ogan Ilir dan OKI dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan mengakui kerusakan jembatan telah dilaporkan ke pemerintah provinsi.

“Kerusakan jembatan plat besi di Desa Ketapang 2 sudah kami laporkan ke Provinsi Sumatera Selatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera diperbaiki,” ujar salah satu staf UPTD saat dikonfirmasi.

Ia mengungkapkan, jembatan tersebut hanya memiliki kapasitas beban maksimal lima ton. Sementara itu, truk pengangkut kelapa sawit yang melintas diduga membawa muatan hampir sepuluh ton.

“Jembatan tidak kuat menahan beban di atas tonase. Ke depan kami berharap ada kesadaran bersama untuk mencegah kendaraan bertonase tinggi melintas,” pungkasnya.

By, Tim Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Ogan Ilir

Berita Terkait

400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Tabungan Anggota

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Mewujudkan Keakraban, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Komsos Dengan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Koramil 03/ Blangkejeren Mendampingi Sosialisasi pembangunan Hunian Tetap Di Desa Agusen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon melaksanakan Komsos dengan petani Kopi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Babinsa bersama warga melaksanakan gotong royong didesa binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

​Aksi Gotong Royong TNI dan Warga Dorong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani bawang

Berita Terbaru

BANYUASIN

Respons Cepat, Polisi Tangani Kebakaran Lahan di Mariana

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:28 WIB