Angkutan Solar ke Kepulauan Tanakeke Dipertanyakan, Transparansi PLN Disorot

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:22 WIB

50441 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Takalar l Radarnews.co.id – Proses pengangkutan solar dari Dermaga Takalar menuju Kepulauan Tanakeke kembali dipertanyakan. Selama ini, pengangkutan solar tersebut diketahui menggunakan Kapal Jaya Rahmat.

Namun, perubahan pihak pengangkut yang terjadi belakangan menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,
khususnya terkait transparansi dan mekanisme penunjukan angkutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor Cabang PLN di Kepulauan Tana Keke yang telah berdiri dan beroperasi lebih dari 20 tahun justru memunculkan sejumlah pertanyaan baru.

Pasalnya, selama kurun waktu tersebut, mekanisme distribusi dan pengangkutan solar sebagai penunjang operasional belum pernah dijelaskan secara terbuka kepada publik, sehingga memicu dugaan adanya ketidakterbukaan dalam prosesnya.

Saat dikonfirmasi,Jumat (19/12/2025) pihak pelaksana dari cabang provinsi PLN menyampaikan bahwa mereka hanya mengambil solar dan mengantarkannya hingga ke dermaga.

” terkait siapa pihak yang melakukan pengangkutan laut menuju kepulauan, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui secara pasti dan menyebut hal tersebut bukan menjadi kewenangannya” ujar pihak PLN

Namun demikian, pihak media sempat menghubungi pihak yang disebut menggantikan pengangkutan solar tersebut.

Dalam keterangannya, yang bersangkutan menyatakan bahwa dirinya diperintahkan langsung oleh seorang bernama Nasrul dari pihak PLN untuk melakukan pengangkutan. Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan tidak adanya transparansi dalam penunjukan angkutan solar tersebut.

Situasi ini pun menimbulkan kekecewaan dari pihak Kapal Rahmad Jaya yang selama ini menjadi pengangkut solar.

Mereka merasa keputusan penggantian dilakukan secara sepihak tanpa penjelasan yang jelas. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik“kongkalikong”.

Dalam proses angkutan solar, sehingga diharapkan pihak terkait dapat memberikan klarifikasi terbuka demi menjaga kepercayaan publik.

( Darwis Tompo )

Berita Terkait

Ratusan PPPK Kemensos di Takalar Gelar Syukuran, Kadis Sosial Berikan Apresiasi  
Silaturahmi Para Kepala Desa di Awal Tahun
Puncak Peringatan Hari Ibu 2025, Pemkab Takalar dan TP PKK Gelar Aksi Sosial
Koramil 1426-07/Pattallassang Jum’at Berkah, Berbagi Untuk Siswa-siswi Sekolah TK Milenium Kirana 
H. Ahmad Daeng Se’re Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kecamatan Sanrobone
SMA Negeri 3 Takalar Gelar Lomba Pentas Seni / Porseni Pekan Olahraga, Seni dan Akademik
Pendamping Desa Bontokassi Klarifikasi LPJ APBDes 2024: Semua Kegiatan Telah Sesuai Prosedur
Ciptakan Lingkungan Bersih, Kades Jipang Pimpin Kerja Bakti Bersama Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Tabungan Anggota

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Mewujudkan Keakraban, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Komsos Dengan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Koramil 03/ Blangkejeren Mendampingi Sosialisasi pembangunan Hunian Tetap Di Desa Agusen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon melaksanakan Komsos dengan petani Kopi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Babinsa bersama warga melaksanakan gotong royong didesa binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

​Aksi Gotong Royong TNI dan Warga Dorong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani bawang

Berita Terbaru

BANYUASIN

Respons Cepat, Polisi Tangani Kebakaran Lahan di Mariana

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:28 WIB