Proyek Hampir Rp 2 Miliar di Perbatasan Takalar-Gowa Viral, Warganet Soroti Kualitas Pekerjaan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 14:27 WIB

50494 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Radarnews.co.id | jum,at 7 November 2025 Sebuah video amatir yang memperlihatkan kegiatan pembangunan proyek di wilayah perbatasan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, seorang pria merekam kondisi proyek sambil menyampaikan dugaan ketidaksesuaian antara nilai anggaran dan kualitas pekerjaan.

 

Proyek yang disorot dalam video tersebut adalah Pembangunan Gerbang Perbatasan Takalar-Gowa, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan papan informasi di lokasi, proyek ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTRPKP) Kabupaten Takalar, dengan nomor kontrak 165/SP/PPK/DPUTRPKP/X/2025 dan nilai sebesar Rp1.966.960.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam rekaman yang beredar, perekam menyebut bahwa nilai proyek mencapai “dua miliar rupiah” sambil memperlihatkan tumpukan material seperti besi dan pasir di area pekerjaan. “Anggaran dua miliar ini, Pak, baru besinya saja. BPK harus turun tangan periksa ini, karena kalau begini bisa mark up,” ujar pria dalam video tersebut.

 

Ia juga menilai bahwa besaran anggaran proyek dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik pekerjaan di lapangan. “Kalau dilihat, ini pekerjaan jalan paling hanya sekitar 500 juta sudah bisa selesai. Kalau sampai miliaran, ini pemborosan,” lanjutnya.

 

Selain itu, perekam turut menyebut nama Menteri Keuangan dan meminta Purbaya Yudhi Sadewa, pejabat pemerintah pusat, untuk turun langsung meninjau proyek tersebut. “Tolong, Pak Purbaya, turun audit proyek ini. Anggarannya miliaran tapi hasilnya begini,” katanya.

 

Video ini cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu perbincangan warganet mengenai transparansi serta efektivitas penggunaan anggaran daerah. Banyak komentar mempertanyakan sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap proyek-proyek pemerintah yang menggunakan dana publik.

 

Hingga berita ini diterbitkan, tim Radarnews,co.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas PU Takalar serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek terkait untuk memperoleh klarifikasi resmi atas dugaan yang disampaikan dalam video viral tersebut.

Berita Terkait

Ciptakan Lingkungan Bersih, Kades Jipang Pimpin Kerja Bakti Bersama Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Tabungan Anggota

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Mewujudkan Keakraban, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Komsos Dengan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Koramil 03/ Blangkejeren Mendampingi Sosialisasi pembangunan Hunian Tetap Di Desa Agusen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon melaksanakan Komsos dengan petani Kopi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Babinsa bersama warga melaksanakan gotong royong didesa binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

​Aksi Gotong Royong TNI dan Warga Dorong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Babinsa melaksanakan pendampingan petani bawang

Berita Terbaru

BANYUASIN

Respons Cepat, Polisi Tangani Kebakaran Lahan di Mariana

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:28 WIB