Jembatan Mbarung–Kedataran Terbakar, Proyek Rp7,8 Miliar di Aceh Tenggara Jadi Sorotan

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 19:09 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Proyek pembangunan jembatan Mbarung–Kedataran yang berperan vital sebagai penghubung antarwilayah di Kabupaten Aceh Tenggara kembali menuai sorotan. Sabtu malam, 1 November 2025, jembatan darurat yang dibangun sebagai bagian dari proyek senilai Rp7,8 miliar itu mengalami insiden pembakaran oleh orang tak dikenal.

Peristiwa yang terjadi di Kecamatan Babussalam ini memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan proyek yang dikerjakan oleh CV Karya Abadi. Jembatan darurat yang semula menjadi penunjang kelancaran pekerjaan proyek kini terputus akibat api yang melalap sebagian konstruksi kayunya sepanjang dua meter. Api dilaporkan membakar bagian jembatan hingga tak lagi dapat dilalui.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tenggara, Sujarno, ST., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan pertama kali diterima dari petugas keamanan yang berjaga di lokasi proyek pada Minggu dini hari, sekitar pukul 06.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendapat laporan dari pihak keamanan bahwa jembatan darurat di lokasi proyek telah dibakar oleh orang tak dikenal,” ujar Sujarno saat dihubungi.

Menurut Sujarno, laporan dari petugas keamanan menjadi dasar bagi pihaknya untuk segera menindaklanjuti dengan meningkatkan intensitas penjagaan di sekitar area proyek. Ia menyebut pengamanan diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang dan mengganggu jalannya pembangunan infrastruktur penting tersebut.

“Sudah kami instruksikan untuk meningkatkan pengamanan di lokasi. Keselamatan pekerja dan kelancaran proyek adalah prioritas,” tambahnya.

Meski motif pelaku belum diketahui secara pasti, dugaan sementara mengarah pada adanya perselisihan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan camp proyek. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai pelaku maupun penyebab pasti insiden yang terjadi.

Dari pantauan di lapangan, bekas kebakaran terlihat jelas pada bagian jembatan darurat yang dilapisi papan. Aroma kayu hangus dan sisa-sisa arang masih tampak di lokasi saat petugas mulai mengevaluasi kerusakan dan menyusun langkah perbaikan.

Proyek pembangunan jembatan Mbarung–Kedataran sendiri merupakan salah satu dari program strategis infrastruktur yang diharapkan menjadi koneksi penting antarwilayah di Aceh Tenggara. Akses ini akan menghubungkan masyarakat pedalaman dengan pusat kecamatan serta mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Namun, dengan adanya insiden pembakaran ini, pelaksanaan proyek kembali menghadapi hambatan. Jika tidak ditangani secara serius, keterlambatan progres pekerjaan dikhawatirkan akan berdampak pada kepentingan masyarakat luas serta efektivitas penggunaan anggaran.

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian diminta untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut. Warga berharap kejadian ini bukan hanya menjadi perhatian temporer, tetapi menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek publik agar tak rentan terhadap konflik dan sabotase.

Pihak Dinas PUPR masih terus melakukan pemantauan situasi di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana untuk upaya pemulihan serta mitigasi risiko ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan terkait apakah jalannya proyek mengalami penundaan atau tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Namun dipastikan, pihak kontraktor dan dinas terkait tengah berupaya menstabilkan situasi agar pembangunan tetap bisa dilanjutkan sesuai target.

FERNANDO.H

Berita Terkait

Pernyataan Resmi Lapas Kutacane Soal Meninggalnya Ishak Alias Ical Setelah 1 Tahun Jadi Buron Pelarian Maret 2025
Relawan Prabowo Desak Jembatan Kuning I Dibongkar, Warga Terus Menderita dan Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Lumpuh
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Sugito Siagian Usung Visi Desa Maju dan Berkeadilan, Prioritaskan Pendidikan, Kesejahteraan Lansia, serta Transparansi Pemerintahan Desa
Persoalan Uang Wakaf dan Infak Masjid Al-Falah Aceh Tenggara Diinformasikan Selesai, Keluarga Rencanakan Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Bersama Warga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Gotong Royong Bersihkan Parit

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 21:20 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 10:57 WIB

Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Kamis, 5 November 2026 - 10:54 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Dusun Air Panas

Berita Terbaru