LSM LIRA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan “Tangkap Lepas” Bandar Narkoba oleh Oknum Polres Aceh Tenggara

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 23:15 WIB

501,189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara mendesak Kapolda Aceh agar segera mengusut tuntas dugaan praktik “tangkap lepas” terhadap seorang bandar narkoba berinisial AW yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara di wilayah Medan, Sumatera Utara.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati LSM LIRA Aceh Tenggara, Fazriansyah. Ia menilai peristiwa itu sebagai pelanggaran serius yang merusak kredibilitas institusi Polri di mata masyarakat serta mencederai komitmen negara dalam memberantas peredaran narkotika.

“Dugaan praktek tangkap lepas ini bukan persoalan sepele. Ini melanggar hukum, etika, dan sumpah jabatan aparat. Kami mendesak Kapolda Aceh agar bertindak cepat dan transparan. Jangan biarkan ada kesan pembiaran,” tegas Fazriansyah kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jika benar terjadi pelepasan terhadap tersangka bandar narkoba tanpa prosedur hukum yang sah, maka tindakan tersebut dapat digolongkan sebagai penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam Pasal 421 KUHP. Pasal ini mengatur tentang penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat untuk memaksa seseorang dengan tujuan tertentu.

Ia juga menyinggung Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan bahwa Polri berkewajiban melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum secara profesional dan bertanggung jawab. Selain itu, Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian juga mengharuskan setiap anggota Polri menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

“Kita bicara soal moralitas dan kepercayaan publik. Kalau aparat sendiri yang bermain dalam kasus narkoba, maka bagaimana masyarakat bisa percaya pada institusi hukum?” ujarnya.

LSM LIRA dengan tegas meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh untuk melakukan investigasi mendalam terhadap seluruh rangkaian kejadian yang berujung pada dugaan pembebasan tersangka di luar prosedur. Menurut informasi yang diterima lembaga tersebut, AW sempat ditangkap di Medan dengan sejumlah barang bukti, namun kemudian dilepas tanpa proses hukum yang jelas.

“Ini sangat mencurigakan dan perlu penyelidikan. Propam dan Irwasda harus segera turun langsung ke lokasi. Jangan hanya menunggu laporan masuk, karena ini menyangkut nama baik seluruh jajaran kepolisian,” kata Fazriansyah.

Dirinya menambahkan, masyarakat Aceh Tenggara dan publik di Sumatera Utara kini menanti langkah konkret dari Kapolda Aceh. Penanganan perkara seperti ini, ujarnya, tidak bisa ditunda-tunda karena menyangkut kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum.

“Kapolda Aceh harus menunjukkan ketegasan. Jika memang ada oknum yang bermain, jangan ragu untuk memberhentikan bahkan menindak pidana. Negara tidak boleh kalah dalam perang melawan narkoba,” tuturnya.

Sebagai lembaga pengawasan sosial, LSM LIRA Aceh Tenggara juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas. Bila ditemukan fakta baru atau bukti lain, pihaknya juga siap melaporkan langsung ke Mabes Polri dan instansi terkait lainnya di pusat.

“Kami tidak ingin kasus ini menguap begitu saja. Kalau ini benar, publik harus tahu, dan keadilan harus ditegakkan. Siapa pun pelakunya, harus diproses. Kami siap tempuh jalur hukum demi bersihnya institusi yang seharusnya menjadi penjaga hukum,” tegas Fazriansyah menutup pernyataannya.

Maraknya kasus narkoba serta adanya dugaan keterlibatan aparat dalam praktik kotor menjadi tantangan serius dalam penegakan hukum di daerah. LSM LIRA berharap, Kapolda Aceh tidak hanya menindaklanjuti laporan ini secara administratif, namun juga membuktikan bahwa institusi kepolisian bersih dan berpihak pada kebenaran serta keadilan. (TIM)

Berita Terkait

Pernyataan Resmi Lapas Kutacane Soal Meninggalnya Ishak Alias Ical Setelah 1 Tahun Jadi Buron Pelarian Maret 2025
Relawan Prabowo Desak Jembatan Kuning I Dibongkar, Warga Terus Menderita dan Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Lumpuh
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Sugito Siagian Usung Visi Desa Maju dan Berkeadilan, Prioritaskan Pendidikan, Kesejahteraan Lansia, serta Transparansi Pemerintahan Desa
Persoalan Uang Wakaf dan Infak Masjid Al-Falah Aceh Tenggara Diinformasikan Selesai, Keluarga Rencanakan Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Bersama Warga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Gotong Royong Bersihkan Parit

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 21:20 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Kamis, 5 November 2026 - 10:57 WIB

Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Kamis, 5 November 2026 - 10:54 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Dusun Air Panas

Berita Terbaru