LSM LIRA Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan “Tangkap Lepas” Bandar Narkoba oleh Oknum Polres Aceh Tenggara

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 23:15 WIB

501,138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara mendesak Kapolda Aceh agar segera mengusut tuntas dugaan praktik “tangkap lepas” terhadap seorang bandar narkoba berinisial AW yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara di wilayah Medan, Sumatera Utara.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati LSM LIRA Aceh Tenggara, Fazriansyah. Ia menilai peristiwa itu sebagai pelanggaran serius yang merusak kredibilitas institusi Polri di mata masyarakat serta mencederai komitmen negara dalam memberantas peredaran narkotika.

“Dugaan praktek tangkap lepas ini bukan persoalan sepele. Ini melanggar hukum, etika, dan sumpah jabatan aparat. Kami mendesak Kapolda Aceh agar bertindak cepat dan transparan. Jangan biarkan ada kesan pembiaran,” tegas Fazriansyah kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jika benar terjadi pelepasan terhadap tersangka bandar narkoba tanpa prosedur hukum yang sah, maka tindakan tersebut dapat digolongkan sebagai penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam Pasal 421 KUHP. Pasal ini mengatur tentang penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat untuk memaksa seseorang dengan tujuan tertentu.

Ia juga menyinggung Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan bahwa Polri berkewajiban melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum secara profesional dan bertanggung jawab. Selain itu, Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian juga mengharuskan setiap anggota Polri menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

“Kita bicara soal moralitas dan kepercayaan publik. Kalau aparat sendiri yang bermain dalam kasus narkoba, maka bagaimana masyarakat bisa percaya pada institusi hukum?” ujarnya.

LSM LIRA dengan tegas meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh untuk melakukan investigasi mendalam terhadap seluruh rangkaian kejadian yang berujung pada dugaan pembebasan tersangka di luar prosedur. Menurut informasi yang diterima lembaga tersebut, AW sempat ditangkap di Medan dengan sejumlah barang bukti, namun kemudian dilepas tanpa proses hukum yang jelas.

“Ini sangat mencurigakan dan perlu penyelidikan. Propam dan Irwasda harus segera turun langsung ke lokasi. Jangan hanya menunggu laporan masuk, karena ini menyangkut nama baik seluruh jajaran kepolisian,” kata Fazriansyah.

Dirinya menambahkan, masyarakat Aceh Tenggara dan publik di Sumatera Utara kini menanti langkah konkret dari Kapolda Aceh. Penanganan perkara seperti ini, ujarnya, tidak bisa ditunda-tunda karena menyangkut kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum.

“Kapolda Aceh harus menunjukkan ketegasan. Jika memang ada oknum yang bermain, jangan ragu untuk memberhentikan bahkan menindak pidana. Negara tidak boleh kalah dalam perang melawan narkoba,” tuturnya.

Sebagai lembaga pengawasan sosial, LSM LIRA Aceh Tenggara juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas. Bila ditemukan fakta baru atau bukti lain, pihaknya juga siap melaporkan langsung ke Mabes Polri dan instansi terkait lainnya di pusat.

“Kami tidak ingin kasus ini menguap begitu saja. Kalau ini benar, publik harus tahu, dan keadilan harus ditegakkan. Siapa pun pelakunya, harus diproses. Kami siap tempuh jalur hukum demi bersihnya institusi yang seharusnya menjadi penjaga hukum,” tegas Fazriansyah menutup pernyataannya.

Maraknya kasus narkoba serta adanya dugaan keterlibatan aparat dalam praktik kotor menjadi tantangan serius dalam penegakan hukum di daerah. LSM LIRA berharap, Kapolda Aceh tidak hanya menindaklanjuti laporan ini secara administratif, namun juga membuktikan bahwa institusi kepolisian bersih dan berpihak pada kebenaran serta keadilan. (TIM)

Berita Terkait

Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
55 Kepala Sekolah Dilantik, Akankah Pendidikan Aceh Tenggara Benar-Benar Berubah atau Sekadar Rotasi Jabatan?

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab

Senin, 13 Juli 2026 - 19:31 WIB

SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:47 WIB

LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:23 WIB

Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:02 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

55 Kepala Sekolah Dilantik, Akankah Pendidikan Aceh Tenggara Benar-Benar Berubah atau Sekadar Rotasi Jabatan?

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru