Dari Skandal Akademik ke Dugaan Politik Curang: Gelombang Penolakan Pradana di Pemilihan ILUNI UI 2025

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:09 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemilihan Langsung (Pemila) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028 yang seharusnya menjadi ajang demokrasi bersih dan berintegritas kini diguncang isu besar. Salah satu kandidat, M. Pradana Indraputra, dituding membawa jejak skandal akademik terbesar di UI dalam beberapa tahun terakhir dan kini dihadapkan pada tuduhan baru dugaan keterlibatannya dalam kebocoran data pemilih.

Diketahui, Pemila kali ini melibatkan tujuh calon, dengan proses e-voting yang akan digelar pada 23-24 Agustus 2025 melalui aplikasi UI Connect. Sekitar 10.000 alumni telah terverifikasi sebagai pemilih sah. Namun, semangat demokrasi ini justru dibayang-bayangi oleh pertanyaan serius soal integritas calon dan independensi proses pemilihan.

Pradana dikenal sebagai staf Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia yang saat ini menjadi pusat sorotan karena dugaan plagiat disertasi doktoralnya di UI. Skandal tersebut telah mencoreng reputasi akademik kampus, memalukan dunia pendidikan tinggi Indonesia, dan menjadi simbol runtuhnya integritas akademik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan terkait disertasi Bahlil Lahadalia mencakup dugaan ketidakjujuran dalam pengambilan data penelitian tanpa izin narasumber dan penggunaan data yang tidak transparan, pelanggaran standar akademik dengan penerimaan dan kelulusan kilat tanpa memenuhi syarat, perlakuan istimewa dalam proses akademik seperti pembimbingan khusus, perubahan mendadak penguji, hingga kelulusan, serta konflik kepentingan karena Promotor dan CO-Promotor memiliki hubungan profesional dengan kebijakan yang diatur Bahlil saat menjabat pejabat negara.

Dugaan plagiat disertasi Bahlil melibatkan Alvian Cendy Yustian yang diduga pegawai Kementerian Investasi yang pernah dikomandoi oleh Bahlil Lahadalia. Nama lain yang turut dicantumkan adalah Dimas, Adhi, Rifqi, Faiz, Amel, dan Alvian yang disebut Bahlil sebagai tim pendukung disertasi dalam kata pengantar. Pola kerja Bahlil yang melibatkan orang-orang terdekatnya yang juga pegawainya, diduga kuat telah membudaya.

Sehingga Pradana selaku Stafsus Bahlil sebagai terduga pelaku skandal plagiat ini memunculkan kekhawatiran serius. Apakah ada kecurangan lain yang juga melibatkan pegawai Bahlil yang lain? Mengingat, budaya curang yang merusak dunia akademik bisa saja menjalar ke ruang demokrasi alumni. Jika UI pernah dibuat malu di ruang sidang akademik karena plagiarisme, maka ILUNI UI berpotensi dipermalukan di panggung demokrasi jika mengabaikan tanda-tanda bahaya ini.

Kekhawatiran berlanjut, Tempo memberitakan adanya dugaan kebocoran data pemilih yang diduga mengalir ke pihak tertentu, “Isu Dugaan Penyalahgunaan Data Muncul di Pemilihan Ketum ILUNI UI: Sejumlah alumni menilai dugaan penyalahgunaan data tersebut dapat mengganggu integritas pemilihan.”

Berita Tempo menyatakan “dugaan penyalahgunaan data sekitar 6.000 Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) oleh salah satu kandidat untuk mendaftarkan pemilih ke aplikasi UI Connect tanpa sepengetahuan pemilik data.”

Merepon hal tersebut, Michael Graceson, Mahasiswa Magister Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), menilai isu kebocoran data ini harus dipandang lebih jauh dari sekadar pelanggaran administratif.

“Masalahnya bukan hanya pada teknis pemilu, tapi pada budaya politik curang yang berpotensi direproduksi dari ruang akademik ke ruang demokrasi. Jika dibiarkan, hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi organisasi alumni,” tegas Michael Mahasiswa FH UI dalam keterangannya, pada Sabtu (16/8/2025).

Menyusul kemudian, muncul kabar kandidat yang diduga memanfaatkan kebocoran 6.000 NPM tadi juga didukung Ketua Umum Partai Politik besar pendukung utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kedua skandal ini kemudian ditafsirkan menyasar pada sosok Pradana yang menjadi nama yang paling sering dikaitkan dalam percakapan alumni UI, karena hanya Pradana lah kandidat yang dekat dengan Bahlil selaku Ketua Umum Partai Politik,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih
Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu (HIMLAB) Raya Jakarta secara resmi memulai babak baru kepengurusan
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Rishki Nifayadi Garawn, Apresiasi Dedikasi di Dunia Jurnalistik dan Sosial
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, RADARNEWS Desak Pelayanan Polri Bersih dan Transparan serta Tindak Tegas Dugaan Pungli
Presidium Mitra BGN Tuntut Kepastian Operasional SPPG, Investasi Terancam Terjebak Ketidakpastian
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:40 WIB

Pasca Longsor, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Kawal Alat Berat Bersihkan Material longsoran

Senin, 2 November 2026 - 10:07 WIB

Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD

Senin, 2 November 2026 - 08:23 WIB

TNI DAN WARGA LANJUTKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH DI DESA SINGAH MULE, KABUPATEN GAYO LUES

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Minggu, 1 November 2026 - 15:21 WIB

Gotong Royong Pasca Banjir di Desa Badak Kec. Dabun Gelang

Minggu, 1 November 2026 - 15:12 WIB

JAGA STABILITAS HARGA KEBUTUHAN POKOK, BABINSA KORAMIL 01/TERANGUN PANTAU AKTIVITAS PEKAN LOS TERANGON

Minggu, 1 November 2026 - 10:31 WIB

Progres Pembukaan Badan Jalan Huntara Atas Kampung Pepelah Capai 43 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Press Release KRYD Oktober 2026: Kapolres Simalungun Ungkap Tiga Kasus 3C, Pelaku Pencurian Diringkus hingga Labuhan Batu dan Batu Bara

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:24 WIB

REGIONAL

Gotong Royong Pasca Banjir di Desa Badak Kec. Dabun Gelang

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:21 WIB