Kodim Jepara dan Instansi Terkait Gelar Operasi Gabungan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di Jepara

KABIRO JEPARA

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 15:08 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara, 17 Juni 2025 — Upaya pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal di Kabupaten Jepara terus digencarkan. Kali ini, Anggota Kodim 0719/Jepara bersama Polres Jepara, Satpol PP & Damkar, Bea Cukai Kudus, Kejaksaan Negeri Jepara, serta Dinas Perekonomian dan Perindustrian Kabupaten Jepara menggelar operasi bersama di berbagai titik wilayah Kabupaten Jepara.

Operasi gabungan ini difokuskan pada penindakan rokok ilegal tanpa pita cukai dan barang-barang yang melanggar ketentuan Undang-Undang Cukai, sekaligus bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya mematuhi regulasi cukai.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur yang terlibat. Setelah itu, tim gabungan bergerak melakukan penyisiran dan pemeriksaan ke sejumlah toko, warung, hingga gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan maupun distribusi barang kena cukai ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Kodim 0719/Jepara menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam operasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap penegakan hukum dan perlindungan terhadap perekonomian negara dari praktik ilegal yang merugikan.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh unsur dalam upaya penegakan hukum. Rokok ilegal dan barang-barang tanpa cukai resmi jelas merugikan negara dan berdampak pada stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Pihak Bea Cukai Kudus juga menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan peredaran barang kena cukai ilegal, terutama rokok tanpa pita cukai yang marak di daerah-daerah.

Selain tindakan penindakan, tim gabungan juga memberikan sosialisasi kepada pemilik toko tentang ciri-ciri rokok ilegal, risiko hukum, dan pentingnya membeli serta menjual produk legal demi menjaga stabilitas ekonomi daerah dan nasional.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang berharap operasi semacam ini rutin dilaksanakan agar peredaran rokok ilegal di wilayah Jepara dapat ditekan secara maksimal.

(Rud)

Berita Terkait

Dorong Swasembada Pangan Nasional, Kasad Resmikan Pompa Hidram di Banyumas
Kodim 0719/Jepara Laksanakan Bakti Teritorial Prima di Desa Sekuro
Babinsa Koramil 06/Welahan Laksanakan Kegiatan IMAS STBM Pilar 4 di Desa Brantaksekarjati
Dua SPPG Baru Resmi Beroperasi, Dandim Jepara Bangga: Kini Total 57 Unit Layani Warga
Full Senyum, BRI Unit Jaken Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim dan Janda
BRI BO Pati Gelar Pengajian Maulid Nabi dan Bagikan 60 Paket Bingkisan untuk Santri
Kodim 0719/Jepara Laksanakan Kegiatan Bakti Teritorial Prima di Desa Guyangan
Bakti Teritorial Prima, Kodim 0719/Jepara monitoring di Pelabuhan Legon Bajak, Karimunjawa

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

Polsek Tungkal Ilir Ground Check Hotspot di Teluk Tenggulang, Situasi Terkendali

Kamis, 10 September 2026 - 19:09 WIB

Satresnarkoba Polres Banyuasin Amankan Pria Bawa 101 Gram Sabu dan 70 Butir Ekstasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Pastikan Lahan Aman dari Api, Polsek Rantau Bayur Lakukan Pendinginan Dampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:58 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aipda Hadi Hidayatullah ,Ajak Warga Desa Mekar Mukti Kec. Muara Telang Dukung P2B

Rabu, 9 September 2026 - 17:54 WIB

Polsek Muara Padang Ground Check Hotspot di Indrapura, Lahan Terbakar Capai 10 Hektare

Rabu, 9 September 2026 - 00:43 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aipda Azhari ,Ajak Warga Kelurahan Betung Kec. Betung Dukung P2B

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 7 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun

Berita Terbaru