Pelaku Penganiayaan Tidak Ditangkap, Korban Akan Surati Presiden RI, Kompolnas, Kapolri dan Kabareskrim !

RADAR NEWS

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 01:07 WIB

50537 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan |  Menjelang 3 minggu, pelaku penganiayaan wartawan Leo Sembiring masi belum ditangkap dan bebas berkeliaran di sekitar lokasi. Polsek Medan Tuntungan diduga di intervensi oleh oknum agar tidak menangkap pelaku penganiyaan wartawan.

Padahal kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Medan Tuntungan pada Jumat, 18 April 2025 yang lalu dengan nomor STPL Nomor 155/IV/2025/SPKT/POLSEK MEDAN TUNTUNGAN/POLRESTABESMEDAN/POLDA SUMATERA UTARA. Namun hingga saat ini pelaku masi tetap berkeliaran di lokasi kejadian dan terkesan kebal hukum.

“Dua kali kami mau aksi demo ke Polsek Medan Tuntungan dan Polda Sumut kami tunda karena Polisi janji akan tuntaskan laporan saya itu,kemaren juga Bapak Kapolsek Medan Tuntungan janji akan menuntaskan nya minggu ini, namun tadi siang saya tanya lagi tidak ada jawabannya dan sekarang ini sudah menjelang 3 minggu namun pelaku belum juga ditangkap. Ada apa ini, atau jangan jangan sudah ada intevensi kepada Polsek Medan Tuntungan agrar tidak menangkap pelaku,” ujarnya Kamis 8 mei 2025 sore

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leo juga mengatakan bahwa dirinya akan segera menyurati Presiden RI, Kompolnas, Komisi III DPR RI, Kapolri, Wakapolri dan Kabareskrim Polri untuk meminta keadilan agar pelaku segera ditangkap dan ditahan. Karena laporannya yang sudah menjelang 3 minggu tidak juga ada kepastian hukum di Polsek Medan Tuntungan.

“Besok jumat 9 mei 2025 pas 3 minggu laporan saya dan pelaku tidak ditangkap, kami akan surati semuanya, karena ini sudah menjelang 3 minggu tidak ada kepastian hukum, saya heran apa lagi yang ditunggu Polisi, atau jangan jangan ada oknum yang sengaja mengulur ngulur waktu agar saya lupa akan hal tersebut dan saya menduga ada oknum yang ingin peti eskan laporan saya itu. saya menduga Kapolsek Medan Tuntungan sudah ada yang intervensi makanya sampai sekarang tidak berani menangkap pelaku. Kan hebat pelaku itu sudah dia menganiaya saya dia masi berkeliaran di sekitar rumah saya, apa ini tandanya dia kebal hukum, tapi kata Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto “Tidak ada yang kebal hukum di Republik ini”, tapi kenapa pelaku yang melakukan penganiyaan kepada saya tidak ditangkap sampai sekarang, kalau begini kan terkesan kebal pelakunya,” ungkapnya

Leo mengungkapkan bahwa, kejadian itu bermula saat dirinya mengkonfirmasi sebuah bangunan billiard dan café di Gang Swada, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan yang tidak ada plang PBG (Persetujuan Bangun Gedung) kepada Camat Medan Tuntungan. Namun beberapa saat kemudian pelaku menhubunginya, sewaktu kami bertelepon dia mengaku di suruh Camat Medan Tuntungan menghubungi saya dan mengajak Leo untuk bertemu sambil minum kopi. Namun Leo tidak langsung menemuinya dikarenakan waktu sudah gelap malam.

“Besoknya kami baru bertemu, saya datang bersama teman saya, setelah beberapa saat berbicara dengan pelaku tiba tiba dia marah sambil menyebutkan “ Kenapa wartawan yang menegur saya, saya menanam saham di lokasi itu sambil dia ketuk ketuk meja” saya pun menjawab saya tidak ada menegur dia karena situasi tidak bagus saya pun pergi sempat saya lihat dia mau melempar saya pakai kursi waktu di lokasi dan saya langsung di dipiting dan dianiaya, ada dua menit saya dicekek dan saya kesulitan bernafas,” sebutnya

Tak hanya itu, Leo juga mengaku bahwa barang barangnya seperti, uang, flasdih, alat perekam suara didgital, topi dan Kacamata nya hilang saat dirinya dianiya di sebuah café yang berada di dekat rumahnya, bahkan saat dianiaya baju nya dibuka oleh pelaku dan pelaku juga mengancam akan menelenajangi korban saat itu.

“Saya dicekek dan dianiaya, kemudian baju saya dibuka dia sampai koyak, dia juga mengancam akan menelanjangi saya pada waktu itu, bahkan mobil saya ditahan dia waktu itu dia masuk kedalam mobil itu dan menghalangi saya membawa mobil saya. Dan saat itu saya lari dan ada seorang warga yang mengantarkan saya ke Polsek Medan Tuntungan dengan kondisi tidak pakai baju dan sandal. Saya bertemu dengan Kapolsek Medan Tuntungan dan saya disarankan buat laporan dan membuat visum ke Rs Bhayangkara Medan, namun ditengah perjalan pulang kondisi saya sesak nafas dan kondisi saya memprihatinkan sehingga keluarga saya membawa saya kerumah sakit sarah untuk mendapatkan perawatan medis sampai dengan pulih. Saya mita polisi juga menjerat pelaku dengan pasal berlapis antara lain, Pasal Penganiayaan, Pencurian, Pengancamam, Asusila dan UU Pers. Saya minta pelaku segera ditangkap dan ditahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisioner Kompolnas Supriadi Hamid saat saat dimintai tanggapannya menjelaskan bahwa pihaknya akan menelusuri hal tersebut ke Polda Sumatera Utara.

“Kita telusuri dulu bang ke Irwasda Polda Sumut, jika boleh silahkan buat laporan pengaduan ke kompolnas bang,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Cegah kasus korupsi, HOTMA dukung Mantan Jampidsus Kebanggaan Presiden
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Demo Jilit II Peserta Aksi Bawa BH, Kapolrestabes Medan Diminta Tepati Janji dan Tangkap Mamak Maling

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Pantau Harga Ikan Di Pasar Tradisional Wilayah Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Babinsa Koramil 01/Terangun Pantau Pembangunan KDKMP Desa Rumpi, Progres Capai 80 Persen

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:31 WIB