Yayasan Mentari Meraki Asa Karo dan Dinas Kesehatan Karo Perkuat Kolaborasi Dalam Menyingkirkan TBC 2030

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 11:46 WIB

50629 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo-(Sabtu/26/4

2025),Yayasan Mentari Meraki Asa Karo dan Dinas Kesehatan Karo perkuat kolaborasi dalam menyingkirkan TBC 2030.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam upaya mendukung target eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia tahun 2030, Yayasan Mentari Meraki Asa (YMMA),Kabupaten Karo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo menyelenggarakan pelatihan dan refreshmen kader TB pada hari Selasa dan Rabu 22 – 23/04/2025.

 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Sebanyak 38 orang peserta yang merupakan perwakilan masyarakat dari 19 Puskesmas se-Kabupaten Karo dilatih untuk menjadi kader TB sekaligus menyegarkan kembali semangat para kader lama yang sebelumnya telah dibekali pelatihan.

Acara ini dinarasumberi dari berbagai pihak.Kabid P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dalam sambutan Arie Onasis Lopiga,SKM.,MPH menegaskan bahwa TBC merupakan salah satu program prioritas nasional dan benteng pencegahan dan penanggulangan TB ini adalah masyarakat/kader. Kami bangga dan apresiasi dengan ada nya peran komunitas Yayasan Mentari Meraki Asa di Kabupaten Karo ini khususnya.

 

“Kita berterima kasih kepada YMMA yang selalu konsisten berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam penanggulangan TBC. Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penularan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wasor TB Kabupaten Karo, Marina Braveta Br Tarigan,S.Kep, turut memberikan pemahaman tentang dasar-dasar TBC-HIV,peran komunitas dalam mendukung Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT),prosedur pengambilan, pengemasan dan pengiriman spesimen serta target yang harus dicapai pada Tahun 2025. YMMA diharapkan dapat membantu mencapai target penemuan kasus Dinas Kesehatan.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua YMMA Kabupaten Karo sekaligus PMEL SSR YMMA, Adek Sikumbang,SH mengungkapkan bahwa YMMA telah berperan dan melatih sekitar 200 kader TB sejak awal program. Para kader memiliki peran penting dalam melakukan Investigasi Kontak (IK), yakni mendatangi rumah pasien TBC dan menyaring anggota keluarga untuk memastikan mereka sehat. Dan jika perlu, mengakses Terapi Pencegahan TBC (TPT).

 

Selain itu kader juga menjalankan Community Outreach (CO), yaitu penyuluhan langsung kepada masyarakat di tempat-tempat umum seperti perkumpulan pengajian/perpulungan maupun secara individu. Mereka juga mengedukasi tentang gejala TBC seperti batuk berdahak lebih dari dua minggu, keringat malam tanpa aktivitas, penurunan berat badan, hingga batuk berdarah serta risiko pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, penderita DM dan ODHIV.

 

PMEL SR YMMA Sumut, Novita Sari,S.Pd dan didampingi oleh SR Manager Sri Maharani Arfiani menyampaikan, pentingnya pencatatan dan pelaporan kegiatan IK dan CO dalam format yang telah ditentukan agar data dapat terpantau dengan baik.

 

“YMMA adalah komunitas yang dipercaya untuk mewakili masyarakat dalam penanggulangan TBC. Maka dari itu, komitmen dan peran aktif para kader sangatlah vital dalam mencapai target eliminasi TBC 2030” tambahnya.

 

Kegiatan Pelatihan dan Refreshment kader dibuka dan ditutup oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dan acara berakhir dengan penuh khidmat,lancar dan sukses.

 

Selanjutnya para peserta pun siap turun ke lapangan untuk praktek langsung dalam perjuangan melawan TBC di Kabupaten Karo.

 

(Shelly WS)

Berita Terkait

DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:15 WIB

Bawa Parang dan Palu, Pelaku Curas di Salon Lubuk Lancang Diamankan Polisi

Rabu, 30 September 2026 - 14:08 WIB

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Betung Edukasi Warga Lubuk Karet

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Desa Bumi Serdang Aiptu Aiptu Suseno, Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Dukung Swasembada Pangan”.

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Patroli Karhutla Digelar di Pangkalan Balai dan Suak Tapeh, Polisi Tak Temukan Hotspot

Senin, 28 September 2026 - 20:21 WIB

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Edukasi Warga Taja Raya I

Senin, 28 September 2026 - 20:19 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin II Desa Sri Agung Aiptu Joni Setiawan, Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Untuk Dukung Swasembada Pangan”.

Minggu, 27 September 2026 - 15:11 WIB

Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat

Sabtu, 26 September 2026 - 16:49 WIB

Respons Laporan 110, Polisi Bersama TNI dan BNPB Tangani Kebakaran Lahan di Gasing

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalin Silaturahmi bersama Masyarakat Desa Binaan

Rabu, 30 Sep 2026 - 14:54 WIB