Rasa Haru Nurhayati: Penerima Listrik Gratis “Light Up the Dream” PLN

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 1 Maret 2025 - 03:39 WIB

50359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Di Gampong Jawa, sebuah desa yang terletak di pinggiran kota Banda Aceh, tinggal seorang wanita bernama Nurhayati. Sejak empat tahun terakhir, kehidupan Nurhayati dan keluarganya terasa gelap tanpa adanya aliran listrik di rumah mereka.

Sebelumnya, mereka terpaksa mengandalkan listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi ekonomi yang sulit membuatnya tidak mampu membayar biaya listrik, sehingga mereka harus beradaptasi dengan kehidupan tanpa penerangan yang memadai.

Nurhayati adalah sosok wanita yang gigih. Ia bekerja serabutan di kampung untuk membantu perekonomian keluarga, Suami Nurhayati yang seorang nelayan berpenghasilan tidak menentu, Nurhayati melakukan berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari membantu cuci pakaian tetangga, bertani, hingga menjual hasil kebun, semua dilakukannya demi ke tiga anak-anaknya. Namun, meskipun ia bekerja keras, penghasilan yang didapatkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, apalagi untuk membayar listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan baru datang menghampiri Nurhayati. Ia mendapat kabar terpilih sebagai salah satu penerima program Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) yang diadakan oleh PLN, informasi mengenai masyarakat yang selama ini belum menikmati aliran listrik diperoleh dari kepala desa setempat bahwa masih terdapat warganya yang belum memiliki listrik.

Listrik Gratis atau LUTD ( Light Up The Dream) adalah sebuah program inisiatif dari pegawai PLN untuk memberikan akses listrik gratis kepada masyarakat yang kurang mampu.

Sehari menjelang Ramadhan 1446 H, tim PLN UID Aceh dan UP3 Banda Aceh datang ke rumahnya untuk menginformasikan bahwa dirumahnya akan dilakukan pemasangan aliran listrik pada hari itu juga. Rasa haru dan syukur meluap dalam hati Nurhayati. Ia tidak bisa menahan air mata saat mendengar berita tersebut. Akhirnya, setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan, keluarganya akan mendapatkan akses listrik yang layak.

Ketika listrik pertama kali menyala di rumahnya, suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Nurhayati. Anak-anaknya ikut menyaksikan saat komponen listrik yang berfungsi sebagai pembatas dan pengaman arus listrik diarahkan ke arah “On” tanya lampu dan elektronik dirumahya kini teraliri listrik.

Nurhayati berterima kasih kepada PLN dan semua pihak yang terlibat dalam program “Light Up the Dream”. Ia menyadari bahwa listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan dan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan adanya listrik, Nurhayati bertekad untuk meningkatkan kualitas hidup keluarganya dan memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anaknya.

Kisah cerita haru Nurhayati adalah salah satu dari total 87 Masyarakat yang menerima bantuan listrik gratis dari program kali ini, Penerima bantuan ini tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se Aceh terdiri dari UP3 Banda Aceh : 12 Pelanggan, UP3 Sigli : 3 Pelanggan, UP3 Lhokseumawe : 22 Pelanggan, UP3 Langsa : 14 Pelanggan, UP3 Meulaboh : 15 Pelanggan, UP3 Subulussalam : 21 Pelanggan.

“PLN tidak hanya memberikan akses listrik, tetapi juga memberikan harapan dan kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kini, Nurhayati dan keluarganya bisa melangkah ke masa depan dengan lebih optimis, dan nyaman beribadah selama bulan Ramadhan berkat cahaya yang menerangi rumah mereka” ujar General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir.

Semoga penerima bantuan dapat merasakan terang dan nyamannya beribadah di bulan suci Ramadhan ini tanpa khawatir akan tidak adanya penerangan selama di bulan Ramadhan ini.

Berita Terkait

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Masyarakat Gotong Royong Membangun Jembatan Gantung untuk Pulihkan Akses Jalan Untuk Para Petani di Desa Binaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Rutin Gelar Komsos Bersama Warga Binaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:22 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WIB

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Kerja Bakti Bersama Masyarakat di Desa Lesten

Berita Terbaru