Mengenal Sirilus Siko, Kurir Disabilitas yang Wujudkan Impian Bela Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Mengenal Sirilus Siko, Kurir Disabilitas yang Wujudkan Impian Bela Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:24 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: Kisah hidup Sirilus Siko (24), atau yang akrab disapa Rilus, adalah cerita tentang keberanian, ketekunan, dan semangat yang tak mengenal kata “batas”. Lahir di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rilus telah menghadapi tantangan sejak lahir dengan disabilitas pada kaki kanannya. Namun, segala halangan itu tidak menghentikan langkahnya untuk mengejar impian, terutama dalam dunia sepak bola.

Sejak usia lima tahun, Rilus sudah menunjukkan minat besar dalam sepak bola. Meski kondisi fisiknya terbatas, ia tidak merasa hal itu menjadi penghalang. Bahkan, ia bermain bola dengan teman-temannya yang non-disabilitas di Ende.

“Mereka (teman-teman) mungkin melihatnya kasihan, cuma dari diri saya nyatanya emang tak apa-apa, tak ada rasa takut. Saya main bola dengan tongkat,” ujarnya saat ditemui di Wisma Kemenpora, Selasa (4/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbatasan, semangat, dan rasa percaya dirinya menjadi cikal bakal perjalanan panjangnya dalam dunia si kulit bundar. Selepas lulus SMA, Rilus mulai mencari informasi lebih lanjut tentang sepak bola amputasi melalui media sosial.

Kala itu, dia melihat sebuah konten yang menunjukkan adanya komunitas sepak bola amputasi di Surabaya. Tanpa ragu, Rilus memutuskan untuk berangkat ke Kota Pahlawan meskipun dia tahu bahwa pengurus sepak bola amputasi di daerah tersebut belum memiliki sekretariat yang tetap.

Kendati demikian, niat yang kuat tak membuatnya gentar. Beruntung, pengurus sepak bola amputasi Surabaya memberikan tempat tinggal kos untuk Rilus.

Selama disana, Rilus saban harinya tidak hanya berlatih tanpa mengenal lelah, tetapi juga terus memperjuangkan peluang yang ada. Kesempatan yang dinantinya tiba, dia mengikuti seleksi tim nasional sepak bola amputasi.

“Saya bersyukur saya bisa lolos seleksi dan terpilih untuk memperkuat tim nasional untuk kejuaraan Artalive Challenge Cup 2023 di Malaysia,” katanya.

Kejuaraan tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Rilus. Indonesia berhasil meraih juara, dan dia turut berperan dengan mencetak satu gol. Meskipun posisinya sebagai winger tidak mudah, dia menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi kemampuan dan semangatnya dalam bertanding.

Selepas turnamen itu, Rilus balik ke Surabaya. Guna menghidupi kebutuhan sehari-hari, dia pun memutuskan untuk mencari pekerjaan agar bisa tetap mandiri. Tekadnya itu membawa dia mendapatkan pekerjaan sebagai kurir pengiriman di JNE.

Menariknya, pihak perusahaan tidak mempersoalkan kondisi disabilitasnya. Rilus menggunakan motor modifikasinya dalam menjalankan tugas. Dia membuktikan bahwa apapun hambatan fisik yang ada, bukanlah halangan untuk berkarya dan memberikan kontribusi.

“Perusahaan mendukung saya untuk berkarier sebagai atlet. Kini saya fokus bersama tim nasional amputasi yang akan berlaga di Kejuaraan Sepak Bola Amputasi Asia 2025 di Bangladesh. Mohon doa dan dukungan agar kami bisa meraih hasil maksimal disana,” pungkas Rilus. (jef)

Berita Terkait

bank bjb Perkuat Dukungan Trail Run Lewat Program Semarang Mountain Race 2026
Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
PTM Mubarak dan TTC Ansor Billal Gelar Pertandingan Persahabatan, Pererat Silaturahmi Lewat Tenis Meja
Mudik Gratis 2025: Menpora Dito Apresiasi Peran MS Glow dan Raffi Ahmad
Menpora Dito Satukan Spirit Kebersamaan Lewat Bukber Bersama Tokoh Olahraga dan Pemuda
Presiden Ajak Kementerian Perkuat Baznas, Menpora Dito Turut Hadir di Istana
MDI dan AMMDI Temui Menpora Dito, Usung Moderasi Beragama dan Pemberdayaan Dai Muda
Dari Indonesia Arena untuk Dunia: Merdeka Marathon 2025 Usung Konsep Sportainment Kelas Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Aipda Purnomo,SH. Ajak Warga Desa Banyu Urip Kec. Tanjung Lago Kembangkan Pekarangan Produktif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin II Aipda Andrianto, Ajak Warga Desa Muara Sungsang Kec. Banyuasin II Kembangkan Pekarangan Produktif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Desa Pulau Muning, Hotspot Terdeteksi Nihil

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Bayur Aiptu Hendra Susandi, Ajak Warga Desa Talang Kemang Kec, Rantau Bayur Kembangkan Pekarangan Produktif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Polsek Rantau Bayur Lakukan Ground Check Hotspot, Kebakaran Lahan Sekitar 1 Hektare Ditemukan di Arisan Musi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Warung Pinggir Jalan di KM 12 Diduga Menimbun BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

BANYUASIN

Senin, 12 Okt 2026 - 20:52 WIB