Ketua Umum BKN: Yang Tolak PIK 2 Bukan Masyarakat Sekitar!

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 17 November 2024 - 21:35 WIB

50875 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN- Setelah mega proyek PIK (Pantai Indah Kapuk) 2 dimasukkan oleh Pemerintah Pusat ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama kawasan BSD, muncul penolakan dari beberapa orang dan sekelompok orang. Alasan penolakan PIK 2 bukan hanya soal menolak proyek reklamasi, melainkan juga soal mempertahankan nilai-nilai kedaulatan, keadilan, dan hak asasi manusia. perjuangan ini merupakan upaya untuk mempertahankan tanah mereka dari ancaman korporasi besar yang beroperasi tanpa mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Umum BKN (Barisan Ksatria Nusantara), Muhammad Rof`i Mukhlis alias Cak Rofi`i, turun ke lapangan, melihat dan mendengar langsung dari masyarakat sekitar PIK 2 yang aspirasinya berbeda dengan para penolak PIK 2 yang mengakui mewakili masyarakat Banten.

“Yang menolak PIK 2 ini masyarakat Banten mana? Lah saya sendiri melihat dan mendengar langsung dari masyarakat di sekitar PIK 2 kalau mereka merasa bersyukur adanya PIK 2 karena membuka lapangan kerja; perekonomian mereka bisa terbantu, bisa sejahtera. Ini yang mereka idam-idamkan selama ini,” ujar Cak Rofi`i melalui siaran persnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Cak Rofi`i menyatakan bahwa orang-orang yang dianggap tokoh yang menolak keras PIK2, seperti Said Didu, harus bertanggung jawab dengan pernyataan-pernyataan penolakannya karena merupakan fitnah terhadap masyarakat sekitar PIK 2. BKN bersyukur Said Didu sudah dilaporkan ke polisi dan sedang menjalani proses hukum.

“Saya juga menyayangkan adanya orang-orang yang selama ini dianggap tokoh mendukung pernyataan-pernyataan Said Didu, terlebih mereka tidak langsung melihat dan mendengar aspirasi masyarakat sekitar PIK 2 itu. Mereka bilang bersama Said Didu, stand with Said Didu, tapi tidak bersama kebeneran atau stand with truth. Ini sangat saya sayangkan. Karena dengan menjadikan PIK 2 sebagai PSN, maka dapat menjadi destinasi yang menarik untuk berwisata serta mampu membuka lapangan kerja baru serta menggeliatkan ekonomi. Terlebih aksesibilitas kawasan PIK 2 juga bagus, yakni dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten serta memiliki daya tarik wisata yang memukau, di antaranya wisata mangrove, destinasi wisata buatan dari reklamasi hingga memiliki pusat kuliner,” ujar Cak Rofi.

Karenanya, Cak Rofi`i menantang siapa saja untuk melakukan debat terbuka dengannya tentang PIK 2 ini sebab narasi-narasi penolakannya sudah merugikan masyarakat sekitar PIK 2.

“Demi membela masyarakat sekitar PIK 2 dan kesejahteraan hidup mereka, saya menantang siapa saja melakukan debat terbuka karena saya bersama kebenaran, stand with truth!”Pungkas Cak Rofi`i.

Berita Terkait

Pegiat Lingkungan Kesal, Lahan Sitaan Satgas PKH Diduga Dikuasai Kelompok Tertentu di Pasangkayu
Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak, Kapolri: Standar Pelayanan Semakin Baik
Ketua Akar Banten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Pilkada 2024
Bom Molotov Bukan Mainan, Korban Minta Jaksa Agung dan Kajatisu Tuntut Terdakwa Feri Hariyanto Seberat Beratnya

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:27 WIB

RDP KOMISI II DPR RI: Hak Rakyat Jangan Dikalahkan Oleh Kekuasaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Prabowo Tugaskan Berbagai Elemen Kementerian Pertanian Pekerjaan Umum Sosial Atasi Kemarau Langka Air Akibat Hutan Higrasi!!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Dari Kompetensi ke Pendidikan Tinggi, SWI dan UMJ Buka Jalan Baru bagi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:52 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:22 WIB

Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50 WIB

Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:51 WIB

Fahd El Fouz Arafiq Pasang Badan untuk Bahlil: Siapa Pun yang Menyerang Ketum Golkar Akan Berhadapan dengan Ormas Golkar

Berita Terbaru