Gayo Lues –
Progres Pembukaan Jalan Huntara atas sepanjang 3.500 meter dengan lebar 8 meter program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0113/Gayo Lues sudah mencapai 90 Persen Persen.
Hal ini disampaikan oleh Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, Sabtu (07/11/26) kemarin saat mengecek kondisi jalan di lokasi pembukaan jalan.
Di musim hujan, kata Kapten Inf MS. Sirait, kita mengalami berbagai kendala, diantara adalah saat hujan terjadi longsoran di lokasi pengerjaan. Tentunya kami harus membersihkan longsoran tersebut. Belum lagi disaat hujan datang pekerjaan harus berhenti sesaat dan baru dimulai kembali saat hujan sudah berhenti.
“Walaupun demikian kami tetap bekerja agar pekerjaan ini dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan, dan alhamdulilah pekerjaannya hingga saat ini sudah mencapai 90 persen,” ujar Kapten Inf MS. Sirait.
Oleh karena itu, sambungnya, kami meminta kepada Pemda kedepannya agar merawat jalan Huntara ini karena tugas kami hanya membuka jalan saja selanjutnya ini sudah menjadi peran pemerintah daerah karena jalan ini bukan sekedar jalan menuju kampung huntara saja melainkan akses ke kebun masyarakat.
Menurut laporan masyarakat Kampung Pepelah, berton-ton buah kemiri yang ada di lokasi huntara atas selama ini tidak bisa di keluarkan karena jalan yang rusak dan tanjakan ekstrim. Apalagi di musim hujan jalan licin dan bergelombang terkikis oleh arus air hujan.
Selain pembukaan jalan, dia melanjutkan, pembangunan 4 titik gorong-gorong juga sudah mencapai 90 Persen, kemungkinan besok bisa selesai hingga 100 persen.
Untuk pembukaan jalan yang menghubungkan Huntara atas dan Huntara bawah, masih kata Kapten Inf MS Sirait, sudah tembus tinggal merapikannya saja sedangkan jalan yang menghubungkan Huntara atas dengan jalan lintas Blangkejeren menyisakan sekitar 80-100 meter saja. Hal ini kami perkirakan paling lama 2 sudah selesai pengerjaannya, jelasnya.







































