Menjaga komitmen pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Sertu Sahrijal Husaini bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Air Nusu, Desa Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Senin (14/9).
Jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan via TNI-AD, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses warga pascabencana hidrometeorologi akibat luapan arus sungai beberapa tahun lalu. Seluruh proses pengerjaan, mulai dari tahap awal hingga finishing, dilakukan secara swadaya dan bergotong royong.
Fokus pengerjaan hari ini menyasar distribusi fisik dengan melangsir 4 unit tiang pylon (tiang tower) jembatan dari lokasi pemukiman menuju titik pembangunan utama.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ditujukan untuk:
Menjadi akses transportasi utama aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak tempuh warga dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas hasil panen guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga.
Harapan yang Dicapai
Pemerintah daerah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sahrijal Husaini:
”Semangat gotong royong warga Dusun Air Nusu luar biasa. Hari ini kita bahu-membahu melangsir tiang pylon jembatan meski medannya cukup menantang. Jembatan Garuda Merah Putih ini adalah bukti kepedulian negara dan TNI kepada rakyat. Kami berkomitmen untuk terus mengawal pengerjaan ini hingga selesai, agar warga bisa segera melintas dengan aman dan perekonomian desa kembali bangkit.”







































