Aipda Erwin Saputra: Polisi Penggerak di Balik Kesuburan Lahan Perkarangan Rumah di Banyuasin

Husnen Azhari

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 21:16 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Banyuasin– Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri, Aipda Erwin Saputra (NRP 86030978) menyempatkan diri untuk menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Desa Air Gading, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin. Melalui pendekatan Polri Peduli Ketahanan Pangan (P2B), ia berhasil mengubah lahan perkarangan rumah milik seorang warga bernama Johan menjadi kebun sayur yang produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lahan seluas ±25 meter persegi yang sebelumnya kurang termanfaatkan, kini ditanami 40 batang berbagai jenis sayuran. Metode budidaya yang dilakukan masih secara manual, namun hasilnya mulai terlihat. Meski belum memasuki masa panen, benih sudah ditebar dan tanaman pun tumbuh subur.

 

Aipda Erwin Saputra menjelaskan bahwa program ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi usaha rumahan di samping untuk konsumsi pribadi. “Ini bisa menjadi sumber pangan sekaligus ekonomi keluarga. Kami ingin masyarakat mandiri, tidak selalu bergantung pada pasaran,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

 

Namun, di balik kesuksesan awal ini, ada sejumlah kendala yang dihadapi, terutama keterbatasan pupuk dan serangan hama pada tanaman. Menjawab tantangan tersebut, Aipda Erwin bersama pemilik lahan, Johan, secara rutin memberikan pupuk sesuai kebutuhan serta terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan penyuluh pertanian setempat.

 

Dengan semangat dari Desa Air Gading, Aipda Erwin Saputra membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dari level rumah tangga.(Husnen)

Berita Terkait

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aipda Azhari ,Ajak Warga Kelurahan Betung Kec. Betung Dukung P2B
Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan
Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aiptu Wisnu Wijaya ,Ajak Warga Desa Sri Tiga Kec. Sumber Marga Telang Dukung P2B
Hotspot Terdeteksi di Desa Bukit, Polsek Betung Lakukan Ground Check dan Tingkatkan Pencegahan Karhutla
Kerangka Manusia Ditemukan di Talang Kelapa, Misteri Hilangnya Dua Perempuan Terungkap
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aipda Ofeet Army Putra ,Ajak Warga Desa Sungsang IV Kec. Banyuasin ll Dukung P2B
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Bripka Anton Lendra ,Ajak Warga Desa Biyuku Kec. Suak Tape Dukung P2B

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 7 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun

Senin, 7 September 2026 - 23:32 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aiptu Wisnu Wijaya ,Ajak Warga Desa Sri Tiga Kec. Sumber Marga Telang Dukung P2B

Senin, 7 September 2026 - 16:42 WIB

Hotspot Terdeteksi di Desa Bukit, Polsek Betung Lakukan Ground Check dan Tingkatkan Pencegahan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 00:57 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Talang Kelapa, Misteri Hilangnya Dua Perempuan Terungkap

Senin, 7 September 2026 - 00:51 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aipda Ofeet Army Putra ,Ajak Warga Desa Sungsang IV Kec. Banyuasin ll Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:16 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Bripka Anton Lendra ,Ajak Warga Desa Biyuku Kec. Suak Tape Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:13 WIB

Hotspot Terdeteksi di Buana Murti, Polsek Pulau Rimau Bersama Tim Gabungan Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

REGIONAL

Coronavirus disease 2019

Rabu, 9 Sep 2026 - 01:16 WIB