Jepara 3-6-2025 – Danramil 05/Mayong, Kodim 0719/Jepara, Kapten Infanteri Alex Efendi yang diwakili oleh Babinsa Sertu Siswono, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopincam Nalumsari bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surakarta terkait penangkapan, pemasangan GPS collar, dan rencana pelepasliaran macan tutul (Panthera pardus melas) di kawasan lereng Gunung Muria, wilayah Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari.
Rakor ini dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat terhadap keberadaan satwa liar yang dilindungi yang sempat terpantau di sekitar permukiman warga. Dalam rapat dibahas prosedur penanganan, pemantauan pergerakan satwa dengan alat pelacak (GPS collar), serta koordinasi antar instansi guna memastikan keamanan masyarakat dan keselamatan satwa.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Nalumsari – Arif Budianto, S.H., Kapolsek Nalumsari – AKP Agus Umar, S.H., M.H., Danramil 05/Mayong diwakili oleh Sertu Siswono, Perwakilan BKSDA Surakarta – Bapak Sudadi,Perwakilan BKSDA Pati – Mu’Ali .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BKSDA menyampaikan bahwa macan tutul yang telah ditangkap akan dipasang GPS collar guna memantau pergerakan satwa sebelum dilakukan pelepasliaran kembali ke habitat aslinya di area konservasi Gunung Muria.
Sertu Siswono menyampaikan komitmen TNI, khususnya Koramil 05/Mayong, dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menjaga keamanan wilayah. “Kami siap membantu BKSDA dan pihak terkait dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta memberikan rasa aman bagi warga sekitar,” ujarnya.
Rapat ditutup dengan rencana tindak lanjut penguatan sinergi lintas sektor serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pelestarian satwa liar yang dilindungi.
(Rud)





































