Penerima Manfaat MBG Wangunjaya 2 dan Ganjar Sari Keluhkan Kualitas Menu, Minta Evaluasi Menyeluruh

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:03 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB , radarnews.co.id – Keluhan terkait kualitas menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali muncul dari para penerima manfaat. Kali ini keluhan datang dari wilayah Wangunjaya 2 dan sebelumnya juga pernah disampaikan warga Desa Ganjar Sari.

Di Wangunjaya 2, sejumlah ibu-ibu penerima manfaat menyoroti menu yang dibagikan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Melalui grup WhatsApp “Ibu². Riweh”, para ibu mengeluhkan adanya tempe yang disajikan dalam kondisi mentah.

“Kumaha iye mbg teh euyyy tempeee atahh d biken ka budak” tulis salah satu anggota grup. Artinya, “Gimana sih ini MBG, aduh tempenya mentah dikasih ke anak-anak”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan lain juga muncul terkait makanan yang tidak habis dikonsumsi anak. “Da bungkus buat anak juga nggak dimakan sama anaknya, mentah,” ujar anggota grup lainnya. Beberapa ibu bahkan bercanda akan “demo ke dapur” agar pihak penyelenggara lebih memperhatikan kualitas sajian.

Ini bukan kali pertama keluhan kualitas menu MBG muncul. Sebelumnya, warga Desa Ganjar Sari juga pernah menyampaikan protes kepada pihak B3 terkait ditemukannya roti dalam kondisi berjamur yang dibagikan kepada anak-anak.

Para ibu berharap pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan seluruh pihak terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari proses pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengawasan distribusi.

“Mbg tadi lain” kata salah satu ibu, membandingkan menu hari ini dengan hari sebelumnya yang dianggap lebih baik.

Mereka menekankan bahwa tujuan utama MBG adalah untuk pemenuhan gizi anak. Karena itu, aspek kelayakan, kebersihan, dan kematangan makanan harus menjadi prioritas agar manfaat program benar-benar dirasakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG Wangunjaya 2 dan B3 Desa Ganjar Sari terkait keluhan tersebut. ( Tim investigasi )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Warga Tetumpun Capai 99%: Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih Memasuki Tahap Finishing
Komunikasi Sosial Bersama Ketua Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Dabun Gelang
Babinsa Melaksanakan Kegiatan Gotong Royong Bersama Masyarakat di Wilayah Binaan
Anjangsana dengan perangkat desa, Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi
Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Bantu Jemur Padi, Wujud Kepedulian Kepada Petani
Semarak HUT RI ke-81, Babinsa Koramil 01/Terangun Meriahkan Perlombaan di SDN 1 Terangon
​Akses Perkebunan Bangkit Kembali, Babinsa Koramil 09/Putri Betung dan Personel BKO Yon TP 855/RD Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda Merah Putih
Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib laksanakan pemasangan besi pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Penomon Jaya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Bhabinkamtibmas Muara Telang Ajak Warga Mekar Mukti Dukung Swasembada Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Satlantas Polres Banyuasin Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Semangat Kemerdekaan, Polres Banyuasin Gelar Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Warga Suak Tapeh Ditemukan Meninggal di Kebun Karet,Polisi Lakukan Pemeriksaan TKP

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:40 WIB

🧘 Rutin Setiap Minggu Pagi, Warga Senam Bersama di Taman Tugu Pancasila Pangkalan Balai

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:20 WIB

🇮🇩 Meriahkan Malam Puncak 17 Agustus, Permainan Song Jadi Daya Tarik di Villa Bukit Indah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Ajak Warga Lubuk Karet Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Turnamen Kapolres Banyuasin Smash Istimewa 2026 Resmi Berakhir

Berita Terbaru