Abdya– Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0110/Abdya, Letkol INF Rana Mega Al-Amin, S.I.P, menjalani tradisi peusijuk yang dilakukan oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat di Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Minggu (26/4/2026).
Tradisi peusijuk tersebut dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan dzikir dan doa bersama dalam rangka syukuran atau kenduri Bungong Kayee yang digelar oleh masyarakat bersama Pemerintah Desa Gunung Cut sebagai bentuk rasa syukur serta dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.
Prosesi peusijuk berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai simbol doa keselamatan, keberkahan, serta harapan agar pelaksanaan program TMMD dapat berjalan lancar hingga selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili masyarakat menyampaikan doa serta harapan kepada Dansatgas TMMD beserta seluruh personelnya.
“Kami mewakili masyarakat mendoakan agar Dansatgas beserta seluruh jajaran diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam melaksanakan tugas pembangunan melalui program TMMD di wilayah kami,” ujar Jasmadi.
Ia juga menyampaikan rasa optimisme bahwa program TMMD ke-128 menjadi jawaban atas harapan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses pertanian di kawasan pegunungan.
Menurutnya, selama ini masyarakat di wilayah pegunungan menghadapi kendala dalam mengangkut hasil pertanian akibat keterbatasan akses jalan yang memadai.
“Kami sangat optimis program TMMD ini menjadi jawaban dari segala impian masyarakat, terutama untuk memiliki akses pertanian yang memadai di wilayah pegunungan,” tambahnya.
Sebagai informasi, dalam program TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya, prajurit TNI diamanahkan untuk membuka badan jalan baru di kawasan pegunungan sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.
Pembukaan badan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses ekonomi baru bagi warga di Desa Gunung Cut dan sekitarnya.
Selain kegiatan adat dan doa bersama, acara kenduri Bungong Kayee juga diisi dengan kegiatan silaturahmi antara personel Satgas TMMD, aparatur pemerintah desa, tokoh adat, serta masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program TMMD, sekaligus mempererat hubungan sosial dan budaya di wilayah Kecamatan Tangan-Tangan.**






































